Pemprov Targetkan Kalbar Bebas Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal

Hal ini tentu sangat luar biasa karena semua kabupaten juga telah berlomba- lomba untuk menambah jumlah peningkatan desa mandiri.

TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalbar Aminuddin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalbar Aminuddin menyampaikan bahwa Kalbar saat ini sudah memiliki 214 Desa Mandiri.

Ia mengatakan perkembangan desa mandiri tahun 2020 cukup besar dan jauh diatas target yang ada.

“Awalnya target desa mandiri di tahun 2020 adalah 159 desa. Namun sudah terlewatkan dan semakin bertambah menjadi 214 desa mandiri yang ada di Kalbar,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin (22/6/2020).

Hal ini tentu sangat luar biasa karena semua kabupaten juga telah berlomba- lomba untuk menambah jumlah peningkatan desa mandiri.

Dalam kondisi adanya pandemi Covid-19 Pemprov Kalbar tetap bisa melakukan peningkatan status desa dan Kalbar termasuk Provinsi tercepat di seluruh Indonesia bersama dua provinsi lainnya dalam percepatan desa mandiri.

BUAH Komitmen Gubernur Sutarmidji | Kalbar Miliki 214 Desa Mandiri & Sisa 12 Desa Sangat Tertinggal

“Ketiganya yakni Bangka Belitung, Lampung dan Kalbar. Tapi Bangka Belitung desanya sedikit hanya 300 lebih, Lampung 2300 desa,tetapi desa mandiri hanya 12 saja."

"Kita jumlah desa yang besar mencapai 2031 desa kita bisa mewujudkan desa mandiri sebanyak 214 desa saat ini,” jelasnya.

Ia mengatakan fokus tahun depan semua lembaga digerakan untuk melihat mana desa yang perlu digerakkan seperti untuk menuju desa mandiri harus bergerak dari desa maju dan berkembang.

“Target kita kedepan kita akan menghabiskan desa sangat tertinggal di 3 kabupaten dan mengurangi desa tertinggal."

"Kita harus fokus desa sangat tertinggal, ke desa tertinggal dan begitu juga desa berkembang atau maju yang sedikit lagi menuju desa mandiri. Jadi tinggal dilihat kekurangannya apa saja,” jelasnya.

Ia mengatakan kedepan akan menyasar OPD yang punya program untuk memasuki indikator yang memang diperlukan untuk mendongkrak desa mandiri.

“Mudah-mudahan kerja lebih fokus untuk percepatan desa mandiri . Utamanya yakni menghapus desa sangat tertinggal dan desa tertinggal."

"Saya ucapkan terima kasih mulai dari Tingkat RT, Pengurus Desa, Kepala Desa sampai camat yang telah berjuang dan fokus untuk mendongkrak status desa mandiri di daerahnya,” pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved