Breaking News

Suriansyah Minta Balai Benih Induk Tanaman Pangan Kalbar Dimaksimalkan

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, hak tersebut dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Kalbar terutama penyediaan beras di Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah. -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah meminta agar balai benih induk tanaman pangan yang ada di Peniraman, Mempawah dapat memproduksi benih guna mencukupi kebutuhan yang ada di Kalbar.

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, hak tersebut dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Kalbar terutama penyediaan beras di Kalbar.

"Pada prinsipnya balai benih induk tanaman pangan yang berpusat di Peniraman, Mempawah mempunyai lahan yang cukup untuk penyedian benih diseluruh Kalbar.

Seharusnya kita tidak perlu mengandalkan benih dari luar Kalbar karena bisa dibudidayakan di Kalbar," kata Suriansyah, Senin (15/06/2020).

Semenanjung Korea Memanas, Korea Utara Siap Kerahkan Kekuatan Militer

HUT Astra Motor ke-50 Seluruh Indonesia, Berikut Sekilas Perjalanan 5 Dekade Astra Motor

Dari luas lahan yang tersedia, menurut Suriansyah telah melebihi dari kebutuhan yang ada di Kalbar.

Hanya memang permasalahannya ialah ketersediaan sarana prasarana penyimpanan gudang benih.

"Jadi kita punya gudang benih tetapi sarana yang tersedia untuk penyimpanan benih ini tidak tercukupi.

Antara lain gudang penyimpanan sehingga benih yang disimpan hanya bisa disimpan paling lama lima bulan.

Sementara yang dibutuhkan lebih lima bulan sampai setahun sehingga benih yang diproduksi musim tertentu dapat digunakan untuk musim berikutnya sehingga masih bisa dan layak untuk ditanam," jelasnya.

Ia pun mengimbau agar instansi terkait dapat mengusulkan anggaran agar pembudidayaan benih dapat terealisasi.

Dampak Pandemi Covid-19, Tukang Becak Hanya Berpenghasilan Rp 20 Ribu Per Hari

"Untuk itu kami mengimbau agar Distan mengusulkan anggaran untuk mencukupi sarana dan prasarana penyimpanan benih, sehingga benih yang dihasilkan dari lahan penghasil benih Kalbar dapat disimpan dan digunakan pada musim berikutnya,  sehingga ketergantungan benih dari luar bisa dihindari dan penting bagi kita menyediakan benih di Kalbar agar benih yang dihasilkan sesuai kebutuhan petani, sesuai tipe lahan yang diperlukan," paparnya.

Balai benih induk di Kalbar, lanjut Suriansyah, dapat merencanakan penyediaan benih sesuai dengan kebutuhan benih di Kalbar.

"Kita punya potensi menghasilkan benih untuk keperluaan diluar atau penyangga benih nasional," tutup Suriansyah. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

--

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved