Breaking News:

Lewat CoEx, BPJS Kesehatan Gandeng Pengawas Ketenagakerjaan Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha

Kegiatan CoEx merupakan salah satu inovasi BPJS Kesehatan yaitu melakukan pemeriksaan kepatuhan terhadap Badan Usaha secara cepat.

Editor: Dhita Mutiasari
ISTIMEWA
Kegiatan pendampingan pemeriksaan CoEx BPJS Kesehatan kepada lebih badan usaha belum lama ini.Lewat CoEx, BPJS Kesehatan Gandeng Pengawas Ketenagakerjaan Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dalam upaya meningkatkan kepatuhan badan usaha tersebut BPJS Kesehatan Pontianak melakukan kegiatan CoEx (Compliance Express For Company). 

Kegiatan CoEx merupakan salah satu inovasi BPJS Kesehatan yaitu melakukan pemeriksaan kepatuhan terhadap Badan Usaha secara cepat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga agar Badan Usaha selaku pemberi kerja memenuhi kewajibannya sesuai regulasi yang ada. 

Kegiatan yang diselenggarakan itu dihadiri Kepala Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat, Sabarhati Duha.

Proses Pencarian Saldo Dana JHT BPJS Keternagakerjaan, Mudah Bisa Pula dari Rumah Secara Online

“Pada prinsipnya sesuai ketentuan yang berlaku seluruh warga negara Indonesia termasuk tenaga kerja asing yang telah bekerja di Indonesia minimal 6 bulan wajib menjadi peserta jaminan kesehatan. Pemberi kerja dalam hal ini mempunyai kewajiban mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam program jaminan sosial," jelas Duha saat dirinya melakukan pendampingan pemeriksaan CoEx BPJS Kesehatan kepada lebih dari 20 badan usaha yang hadir.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Adiwan Qodar mengatakan melalui kegiatan pemeriksaan cepat ini diharapkan dapat memaksimalkan tingkat kepatuhan serta meningkatkan hubungan kemitraan dengan Badan Usaha khususnya yang ada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pontianak.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan badan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya ke dalam program JKN-KIS. Jangan sampai pekerja tidak mendapatkan jaminan perlindungan kesehatan padahal sudah terdaftar menjadi pekerja di suatu perusahaan," tutur Adiwan.

Adiwan juga mengatakan dalam kegiatan yang dilaksanakan 3 hari berturut-turut ini tidak hanya dilakukan pemeriksaan secara cepat, namun Tim BPJS Kesehatan Cabang Pontianak juga melakukan sosialisasi aplikasi E-Dabu (Electronik Data Badan Usaha) untuk memudahkan Badan Usaha dalam pengurusan administrasi kepesertaan program JKN-KIS.

Melalui aplikasi E-Dabu Badan Usaha sangat dimudahkan dalam pengurusan administrasi misalnya melakukan perubahan mutasi data pekerja seperti mutasi tambah anggota keluarga, mutasi pindah pekerja, mutasi gaji, dan lain-lain.

"Selama kami melakukan pemeriksaan, tim BPJS Kesehatan Pontianak sekaligus menyosialisasikan aplikasi E-Dabu kepada seluruh badan usaha untuk memudahkan mereka dalam mengurus administrasi kepesertaan JKN-KIS seluruh pekerjanya," tambah Adiwan.

Adiwan melanjutkan, bagi badan usaha yang belum mendaftarkan para pekerjanya, mereka juga dapat melakukan pendaftaran via aplikasi E-Dabu melalui alamat https://edabu.bpjs-kesehatan.go.id/Edabu/, setelah mendaftar BU akan mendapatkan notifikasi yang berisi link aplikasi E-Dabu, username, dan password. 

Selanjutnya BU dapat melakukan proses pendaftaran dan approval data pekerja dan anggota keluarganya secara mandiri dan realtime tanpa harus ke kantor BPJS Kesehatan. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved