Kemenkumham Kalbar Tandatangani Kesepakatan Kekayaan Intelektual Bersama Tiga Universitas di Kalbar

Pramella berharap melalui kerja sama ini dapat terjalin kesepakatan bersama untuk mendukung pengembangan Kekayaan Intelektual di Kalbar.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama seusai penandatanganan kesepakatan bersama bidang Kekayaan Intelektual dengan tiga Universitas di Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (11/6/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Menjalankan tugas dan fungsi, serta tanggung jawab bersama di bidang Kekayaan Intelektual, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama bidang Kekayaan Intelektual dengan tiga Universitas di Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (11/6/2020).

Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, penandatangan dengan tiga Universitas itupun bersama Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak, Prof DR Garuda Wiko SH M SI.

Lalu Rektor Universitas Panca Bhakti Pontianak, Dr Purwanto S H M Hum, FCBArb, dan Rektor Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, DR H Jamiat Akadol M Si MH.

Peduli Covid-19, Sekretaris DPD PDIP Kalbar Serahkan Bantuan kepada DPC PDIP Landak

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Toman Pasaribu selaku ketua penyelanggara menjelaskan, kesepakatan inipun merupakan kerja sama dalam bentuk Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Pembuatan Jurnal, Karya Ilmiah, Praktek Hukum, Seminar, serta hal-hal lainnya yang berkaitan dengan Kekayaan Intelektual.

"Dalam rangka pengembangannya, hal yang berkaitan dengan Kekayaan Intelektual ini juga dapat di daftarkan dan diakses secara online ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), maupun melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, guna memperoleh perlindungan hukumnya," ujarnya.

Dalam sambutannya juga, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Pramella Yunidar Pasaribu berharap, melalui kerja sama ini dapat terjalin kesepakatan bersama untuk mendukung pengembangan Kekayaan Intelektual di Kalimantan Barat.

Terutama karya ilmiah yang dihasilkan mahasiswa, baik berupa skripsi, tesis, maupun disertasi yang dapat didaftarkan melalui Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat, yang merupakan perpanjangantangan DJKI sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan bersama. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved