Wabah Virus Corona

CATATAN 100 Hari Virus Corona Masuk Indonesia | Bagaimana Penanganan Covid-19? Adakah Kabar Baik

Security bank kemudian menyarankan untuk menarik uang di ATM bank lain, atau langsung melalui kas.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak melakukan rapid test Covid-19 di aula SSA kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (3/6/2020). Kedepannya pemerintah Kota Pontianak akan terus memperbanyak rapid test secara massal kepada kelompok masyarakat yang rentan dengan tujuan untuk mentracing seberapa luasa penyebaran covid 19 di Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 oleh Presiden Joko Widodo

Terhitung sudah kurang lebih 100 hari sudah virus corona atau Covid-19 terkonfirmasi masuk di Indonesia

Setelah 100 hari, jumlah kasus Covid-19 terus bertambah.

Angka kematian di Indonesia bahkan tercatat yang tertinggi di antara negara-negara ASEAN.

Ini 5 Regimen Kombinasi Obat yang Diresepkan ke Pasien Covid-19 di Indonesia hingga Terbukti Sembuh

KRONOLOGI Bus Nek Aki Terbalik di Wajok Hulu, Aksi Saling Salip Sopir Berujung Kecelakaan Fatal

Bagaimana melihat penanganan Covid-19 di Indonesia hingga hari ini?

Ada kabar baik yang patut disyukuri, ada pula catatan yang diharapkan menjadi evaluasi agar penanganan lebih baik lagi.

Catatan penanganan Covid-19 di Indonesia

Epidemiolog yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit UNS Tonang Dwi Ardyanto menilai, ketika pertama kali dilaporkannya kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah dan masyarakat kurang serius menyikapinya.

"Masih kurang serius, terutama di bulan pertama adanya kasus," kata Tonang saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/6/2020).

Memasuki bulan dua, menurut dia, pemerintah terlihat lebih serius menyikapinya.

Hal ini terlihat dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang cukup gencar.

Menurut Tonang, hal tersebut berimbas positif pada kasus.

"Hanya saja kelemahannya, saat itu cakupan tes masih belum tinggi," ujar Tonang.

Memasuki bulan ke tiga, setelah 2 hingga 3 kali masa PSBB, mulai muncul desakan dari masyarakat untuk segera dilonggarkan karena mendekati Hari Raya Lebaran Idul Fitri.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved