Jasad di Kolam Digulis

Pihak Keluarga Ikhlas, Tak Lakukan Autopsi Jasad Pria yang Meninggal di Kolam Tugu Digulis

Saya sebagai wakil dari keluarga mengikhlaskan atas meninggalnya adik kandung saya,

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Abang tertua korban meninggal di kolam air mancur Digulis Pontianak, Julfri (55) saat beri keterangan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - warga Pontianak di gegerkan dengan ditemukannya, seorang pekerja kontrak dari Pemerintah Kota Pontianak yang bertugas merawat air mancur Tugu Digulis Pontianak bernama Farhen (45) di temukan terkelungkup tak bergerak di kolam air mancur Bundaran Tugu Digulis Pontianak, Jumat (12/6/2020) siang.

Farhen dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan beberapa tindakan medis di UGD RS Untan.

Abang tertua korban, Julfri (55) menyampaikan ia mengetahui kepergian sang adik dari temannya, dan atas kepergian sang adik.

Bukan Disengat Listrik, Ini Kronologis & Hasil Visum Pria Ditemukan Telungkup di Tugu Digulis Untan

Julfri mewakili keluarga telah ihlas atas kepergian almarhum.

‘’Saya sebagai wakil dari keluarga mengikhlaskan atas meninggalnya adik kandung saya, kami sudah mengikhlaskan, dan tidak akan melakukan tindakan autopsi,’’ tuturnya.

ia mengungkapkan, selama hidupnya, sang adik tidak pernah memiliki riwayat sakit kronis ataupun sakit ayan.

"Dia adik keempat saya, dari 8 bersaudara, dia ini tidak pernah punya riwayat sakit keras, palingan hanya demam biasa. adik saya juga tidak punya sakit ayan, tidak pernah,’’jelasnya.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik, dan selalu akur kepada saudara.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved