15 Tahun Hadir, BPR Prima Multi Makmur Konsisten Jaga Likuiditas dan Aset

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, bank ini mampu mempertahankan Loan to Deposit Ratio (LDR) di angka 35,6 persen.

TRIBUNPONTIANAK/SEPTI DWISABRINA
LAYANI NASABAH - Petugas PT BPR Prima Multi Makmur melayani nasabah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19. PT BPR Prima Multi Makmur berhasil menjadi BPR peringkat pertama dengan jumlah aset terbesar di Kalimantan Barat, Rabu (10/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - PT Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Prima Multi Makmur, Kalimantan Barat melalui Direktur utama BPR Prima Multi Makmur, Maraton Tulus Nada menyatakan sejak berdiri tahun 2005 silam, pihaknya akan terus konsisten menjaga likuiditas aset dan profit BPR.

"Kami tetap jaga likuiditasnya kami, posisi LDR kami per maret 35,6 persen. Dari dulu kami selalu menjaga kepercayaan nasabah serta kami juga selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Rabu (10/6/2020).

Berdasarkan laporan dari majalah Infobank edisi Mei 2020 tercatat BPR Prima Multi Makmur menduduki peringkat 1 se-Kalimantan Barat dalam rating peringkat aset 1000 BPR 2020.

"Kami berada di peringkat satu secara aset maupun secara profit di Kalimantan Barat," ungkapnya.

Aktivitas di PT BPR Prima Multi Makmur
Aktivitas di PT BPR Prima Multi Makmur (TRIBUNPONTIANAK/SEPTI DWISABRINA)

Adapun total keseluruhan aset milik BPR Prima Multi Makmur tahun 2019 Rp 368 miliar.

Sementara untuk kredit yang disalurkan sebesar Rp 138 miliar (September 2019).

BPR ini juga melaporkan perkembangan asetnya hingga Maret 2020 tercatat Rp 398 miliar.

Dengan kredit yang disalurkan hingga Maret 2020 sebesar Rp 139 miliar.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, bank ini mampu mempertahankan Loan to Deposit Ratio (LDR) di angka 35,6 persen.

Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) berasal dari tabungan dan deposito dengan total sekira Rp 335 miliar.

Selain itu, BPR Prima Multi Makmur telah memiliki ribuan nasabah, mulai dari deposito atau funding sebanyak 1,437 nasabah dengan total simpanan Rp 233 miliar lebih.

Selanjutnya untuk tabungan sebanyak 17.450 nasabah dengan jumlah simpanan Rp 101,8 miliar lebih.

Kemudian untuk kredit ada 10.190 nasabah.

"Untuk kredit ini, totalnya Rp 135 milyar lebih telah kami salurkan," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved