Virus Corona Masuk Kalbar

Pemprov Kalbar Anggarkan BTT Rp 73 Miliar Penanganan Covid-19, Ini Peruntukannya

Selain itu, BTT dari APBD juga digunakan untuk rencana pemberian honor dan insentiv sukarelawan Nakes dan tenaga pendukung dalam penanganan covid-19

Grafis Tribun Pontianak/Hendro
Ilustrasi Tribun Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan Rp 73 Miliar Biaya Tidak Terduga (BTT) dari APBD Kalbar untuk penanganan dan pencegahan Pandemi Covid-19 khususnya dibidang kesehatan di Kalbar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harry Agung Cahyadi mengatakan anggaran tersebut untuk penanganan Covid-19 yang diserahkan kepada Dinkes Provinsi Kalbar untuk penanganan dibidang kesehatan.

Dana diperuntukan untuk rencana kebutuhan pengadaan barang dan jasa dibidang kesehatan melalui BTT APBD sebesar Rp 73 Miliar yang digunakan untuk beberapa hal terkait didalam penanganan langsung pada pasien seperti pembelian obat- obatan dirumah sakit rujukan dan bahan habis pakai medis atau perlengkapan medis .

“Kemudian kita gunakan untuk membeli alat kesehatan, dan digunakan juga untuk operasional logistik termasuk perlengkapan medis terutama distribusi ke daerah.

Selain itu untuk mendistribusikan bantuan dari Gugus Tugas Nasional,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin (8/6/2020).

FOTO: Sosialisasi Protokol Kesehatan Bersama Pelaku Usaha di Pontianak

Sutarmidji Ancam Sanksi Kepala Dinas Perhubungan Kalbar & Soroti Manajemen Bandara Supadio Pontianak

Selain itu, BTT dari APBD juga digunakan untuk rencana pemberian honor dan insentiv sukarelawan Nakes dan tenaga pendukung dalam penanganan covid-19 .

“Karena di RSUD Soedarso ada 108 Sukarelawan untuk penanganan Covid-19.

Kemudian ada beberapa hal terkait operasional lainnya yakni penyemprotan disenfektan, dan pembayaran tenaganya, jelasnya.

Kemudian untuk pengadaan alat pemeriksaan PCR yang ada di Laboratorium Untan dan beberapa perlengkapan peralatan seperti alat sampel juga disedikan dari dana tersebut .

“Kita juga ada biaya operasional untuk ruang isolasi khusus atau karantina yang disedikan Pemprov Kalbar dan juga menyediakan keperluan makan minum pasien,” ujarnya.

Terungkap, Ini Pengakuan Dua Pemuda Asal Pontianak Pesan Paket Ganja dari Medan

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved