Virus Corona Masuk Kalbar

Belanja Alat Medis Sedot Dana Covid-19, Biaya Alat Habis Pakai dan Perlengkapan Medis Rp 19,6 Miliar

Transaksi yang sudah dicairkan untuk pengadaan barang dan jasa Rp 21 miliar dan sudah dilakukan pencairan anggaran Rp 8,6 miliar.

ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Rektor Untan, Garuda Wiko dan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson meninjau laboratorium RS Untan untuk menguji virus corona, Sabtu (11/4/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Kesehatan Pemprov Kalbar menyiapkan dana sebesar Rp 73 miliar Biaya Tidak Terduga (BTT) dari APBD Kalbar.

Dana tersebut untuk penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 khususnya di bidang kesehatan di Kalbar

Saat ini Dinas Kesehatan Kalbar sudah membelanjakan dana penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 sebesar Rp 21 miliar.

“Transaksi yang sudah dicairkan untuk pengadaan barang dan jasa Rp 21 miliar dan sudah dilakukan pencairan anggaran Rp 8,6 miliar dari total tiga kali pencairan."

BREAKING NEWS - Sutarmidji Umumkan 24 Kasus Positif Covid-19 Baru, Semua Luar Pontianak, Total 234

BREAKING NEWS - Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Tambah 6 Orang di Kabupaten Sintang

"Saat ini kita sedang proses tahap ke-4 untuk pencairan anggaran Rp 10 miliar karena memang penerimaan anggaran bertahap,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harry Agung Cahyadi kepada Tribun, Senin (8/6/2020).

Ia mengatakan, pengadaan barang dan jasa yang paling banyak digunakan yakni alat medis habis pakai dan perlengkapan medis sebanyak Rp 19,6 miliar.

Sementara untuk pembelian obat mencapai Rp 940,755 juta.

Harry mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 diserahkan kepada Diskes Provinsi Kalbar untuk penanganan dibidang kesehatan.

Dana ini untuk rencana kebutuhan pengadaan barang dan jasa dibidang kesehatan melalui BTT APBD sebesar Rp 73 miliar.

Harry mengatakan, dana ini akan digunakan untuk beberapa hal terkait di dalam penanganan langsung pada pasien seperti pembelian obat-obatan di rumah sakit rujukan dan bahan habis pakai medis atau perlengkapan medis.

Halaman
1234
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved