Gubernur Jadi Narasumber Webinar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan Pontianak, Ini Temanya

Ia menambahkan akan lebih bagus apabila SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) itu labnya dilengkapi dan kemudian alat prakteknya dilengkapi

TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menjadi narasumber webinar (Web Seminar) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan yang bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Kalbar , di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (9/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menjadi narasumber Webinar (Web Seminar) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan yang bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Kalbar .

Adapun tema yang diangkat pada webinar yakni "Ekonomic Challenge: Peran dan Tenggung Jawab Stakeholder Bangsa dalam Menghadapi Dampak Covid-19", yang diselenggarakan di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (9/6/2020) .

Gubernur Sutarmidji menyampaikan dalam pembangunan ekonomi di Kalbar karakteristik dari tiap daerah masing-masing harus dipilah.

Misalnya dimana saja daerah yang mempunyai potensi dibidang jasa dan perdagangan, perkebunan, pertambangan , kemudian sektor pertanian .

Soal dan Jawaban Tugas Belajar TVRI Kelas 4-6 SD Hari Rabu 10 Juni 2020, BDR TVRI Jawaban Soal 1 2 3

LIVE ILC tvOne Malam Ini - Karni Ilyas: Selamat Menempuh Normal Baru: Sudah Siapkah Kita?

Dari situlah yang akan menjadi dasar kebijakan untuk mempermudah aktivitas dalam menjalankan ekonomi.

"Kemudian kita harus merumuskan kembali belanja Pemerintah misalnya sektor infrastruktur karena sebagian anggarannya dipangkas untuk Covid dan tidak terealisasinya target-target penerimaan APBD dari sektor PAD dan transfer Pusat," ujarnya.

Maka dari itu harus disiasati misalnya untuk pembangunan sektor infrastruktur ini terpotong 200 Miliar maka kedepan harus dikembalikan 200 Miliar dengan kegiatan-kegiatan yang sama tetapi pembayarannya multiyers.

"Sehingga mungkin bisa 2 tahun anggaran di Tahun 2021 juga harus ada multiyers lagi tapi separuh dari tahun ini.

Sehingga dari sisi pembiayaan dan program pada masa normal itu tidak akan berpengaruh besar," jelasnya

Dikatakannya, ada satu hal kedepan yang harus dilakukan Pemerintah ferkait Balai Latihan Kerja (BKL) yang menurutnya dihapuskan saja di seluruh Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved