Bersama CIQ, Karantina Pertanian Merauke Lakukan Patroli di Jalur Ilegal Indonesia Papua New Guinea

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan Daerah (BNPPD) ini menyasar wilayah hutan perbatasan antar negara.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
PATROLI - Karantina Pertanian Merauke bersama unsur Customs, Immigration, Quarantine (CIQ) melakukan patroli gabungan di perbatasan darat negara Indonesia-Papua New Guinea (PNG), Sabtu (6/6/2020). 

Citizen Reporter
Founder Jaringan Milenial Nusantara, Yogen Sogen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Karantina Pertanian Merauke bersama unsur Customs, Immigration, Quarantine (CIQ) melakukan patroli gabungan di perbatasan darat negara Indonesia-Papua New Guinea (PNG), Sabtu (6/6/2020).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan Daerah (BNPPD) ini menyasar wilayah hutan perbatasan antar negara, yang juga menjadi batas konsesi wilayah perkebunan sawit PT. BIA.

Bukan tanpa alasan patroli gabungan dilakukan, warga negara PNG sering melintasi hutan perbatasan secara ilegal dan masuk ke area perkebunan sawit.

Tidak sedikit dari mereka yang membawa hasil buruan, tanduk rusa, dan hasil hutan lainnya.

Kepala Karantina Pertanian Merauke Sudirman menegaskan, dari sisi perkarantinaan, hal ini melanggar UU 21/19.

Hal ini karena tidak dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal, tidak melalui pintu-pintu pemasukan/pengeluaran yang ditetapkan, serta tidak dilaporkan kepada pejabat karantina.

"Kita mendapati ada dua titik jalur ilegal yang digunakan warga PNG melintas,” katanya.

“Dari laporan perusahaan, seringkali warga yang membawa hasil buruan yang kemudian dijual, dan kembali ke negaranya dengan membawa beras,” imbuhnya.

“Ada transaksi jual beli di kedua titik ini," terang Sudirman yang turut hadir melakukan patroli.

Kegiatan ini, tambahnya, penting dilakukan mengingat juga PNG termasuk negara yang sedang mengalami wabah Afican Swine Fever (ASF).

Halaman
12
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved