Breaking News:

Virus Corona Masuk Indonesia

WASPADA Ancaman Kluster Baru dan Gelombang Kedua Covid-19, Presiden Jokowi Ingatkan Tak Sembrono

Presiden Jokowi mengingatkan untuk tidak mengambil kebijakan sembrono sehingga tak terjadi kluster baru dan ancaman gelombang kedua covid-19.

Penulis: Haryanto | Editor: Haryanto
Kolase TribunNewsmaker - KOMPAS.COM/DEWANTORO, Sky News dan Instagram Jokowi
Ilustrasi - Presiden Jokowi dan penanganan pasien covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo telah mengingatkan jangan sampai melakukan tidakan yang sembrono di tengah kebijakan kenormalan baru (new normal)

Apalagi, Pemerintah telah mengeluarkan tata aturan new normal di tengah kondisi yang tidak stabil dan tak terduga-duga.

Maka dari itu, Muhadjir menegaskan bahwa kenormalan baru tidak serta merta diperbolehkan untuk semua wilayah.

Akan tetapi, new normal ini diberlakukan untuk zona hijau dengan penambahan kasus yang sudah rendah.

Rektor Untan Bersyukur, 8 Tenaga Medis Laboratorium Untan yang Positif Covid-19 Sudah Sembuh

Pemerintah juga telah menerapkan berbagai macam strategi menghadapi kenormalan baru.

Contohnya, dengan penguatan protokol kesehatan, Standar Operasional Prosedur (SOP) aman dari Covid-19, serta upaya memperbanyak uji spesimen dengan tes PCR.

Menko Muhadjir menyampaikan, penerapan kenormalan baru akan sangat selektif dan penuh kehati-hatian.  

"Presiden sudah menyampaikan, jangan sampai kita melakukan dengan sembrono yang nanti menimbulkan kluster baru dan muncul gelombang dua, tiga yang malah sulit dikendalikan,” tegas Muhadjir Effendy, pada Sabtu (6/6/2020) malam dilansir dari kemenkopmk.go.id.

Maka dari itu, mantan Mendikbud ini mengajak semua pihak untuk waspada. “Kita sama-sama waspada dan kerja sama pusat dan daerah sangat dibutuhkan untuk ini," katanya.

Pemberlakuan kenormalan baru dan pengurangan pembatasan di zona hijau, diakui Muhadjir, sebagai upaya pemerintah untuk mempertahankan kondisi roda ekonomi bangsa yang terguncang akibat pandemi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved