Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

Jakarta Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi Disusul Jatim, 8 Provinsi Nol termasuk Kalbar

Hari ini penambahan kasus tertinggi terjadi di DKI Jakarta menyusul Jawa Timur lalu 8 provinsi nihil penambahan.

Penulis: Haryanto | Editor: Haryanto
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Ilustrasi tes covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTADKI Jakarta hari ini mencatatkan penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi, pada Minggu (7/6/2020) hingga pukul 12.00 WIB.

Penambahan kasus tertinggi terjadi di DKI Jakarta dengan jumlah 163 kasus disusul Jawa Timur atau Jatim. 

Adpaun penambahan positif tertinggi kedua Jatim dengan 113 kasus, sedang kasus sembuh sejumlah 48.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto melaporkan kasus sembuh di wilayah DKI Jakarta sejumlah 294 kasus. 

“Sebanyak 21 provinsi yang melaporkan kasus kurang dari 10, bahkan 8 di antaranya melaporkan tidak ada kasus sama sekali,” kata Yuri dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional di Jakarta pada Minggu dilansir covid19.go.id.

CEK FAKTA - Corona Virus Adalah Bohong tapi Bakteri Diketahui dari Italia

UPDATE CORONA KALBAR - Tidak Ada Tambahan Kasus, 3 Daerah Tertinggi & 4 Daerah Terendah Penularan

Ada 10 provinsi yang kenaikan kasus positif di bawah lima, yaitu Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Selebihnya, Provinsi Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, Lampung, Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat dan Gorontalo.

Sedangkan, nol kasus dilaporkan oleh delapan provinsi, termasuk Kalimantan Barat atau Kalbar.

Tujuh provinsi lainnya, yakni Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Riau dan NTT.

Total kasus positif yang teridentifikasi pada hari ini berjumlah 672 kasus sehingga total kasus kumulatif berjumlah 31.186.

Yurianto menambahkan bahwa pemeriksaan spesimen berjumlah 11.924 spesimen, baik dengan menggunakan real-time PCR maupun tes cepat molekuler. 

“Sehingga total spesimen yang telah diperiksa Total 405.992 spesimen,” ujar Yurianto.

Menyikapi masih terjadinya penularan COVID-19, Yurianto mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk disiplin terhadap kebiasaan baru, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan menjaga jarak. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved