PUJI CHINA, Luhut Binsar Pandjaitan: Suka Tidak Suka, Tiongkok Kekuatan Dunia Tak Bisa Diabaikan

Luhut menjelaskan kepada generasi milenial bahwa China memberikan pengaruh yang besar terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Panjaitan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mavest), Luhut Binsar Pandjaitan memberikan pujian kepada China.

Pujian itu disampaikan terkait pengaruh China di tataran perekonomian dunia.  

Luhut menjelaskan kepada generasi milenial bahwa China memberikan pengaruh yang besar terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.

Begitu pula dengan Amerika Serikat (AS), juga memberikan pengaruh lebih besar.

BUKTI Persahabatan dengan Indonesia, China Serahkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19

500 TKA China Datang ke Indonesia Akhir Juni atau Awal Juli, Jubir Luhut Jelaskan Detail Alasannya

Isu Negatif Investasi China & TKA Asal China, Luhut Binsar Pandjaitan : Tidak Boleh Kita Memusuhi

"Ekonomi Tiongkok ini hampir 18 persen berpengaruh kepada ekonomi global. Amerika pengaruhnya 25 persen," katanya dalam diskusi virtual, Jumat (5/6/2020) kemarin.

"Jadi, Anda suka tidak suka, senang tidak senang, bilang apa pun Tiongkok ini merupakan kekuatan dunia yang tidak bisa diabaikan," imbuhnya.

Ia pun menyebut bahwa dalam Undang-Undang Dasar Negara, Indonesia diizinkan untuk menjalin komunikasi dengan negara lain serta membuka peluang kerja sama yang bertujuan memperkokoh perekonomian.

"Kita juga jangan berpikiran terlalu sempit. Karena UUD 45 menyatakan kita bebas aktif. Jadi kita harus bisa berhubungan ke semua negara dunia untuk membuat kita ini kuat," ucapnya.

Atas dasar tersebut, lanjut Luhut, maka tidak ada alasan bagi Indonesia tidak menjalin hubungan dengan negara lain.

Hal ini diungkapkan Luhut mengomentari investor China yang kerap membawa tenaga kerja asing (TKA) dari negeri tersebut di Indonesia.

"Jadi, tidak boleh kita memusuhi satu negara, dan juga enggak ada alasan kita bermusuhan," ujarnya.

Luhut Angkat Suara Soal Banyaknya Isu Negatif Investasi China di Indonesia

Kemarahan Publik China saat Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam Meninggal Dunia

Sebelumnya, Luhut mengklaim, perjanjian investasi dari negara lain, seperti Arab Saudi, Australia, Korea Selatan, dan Tiongkok ke Indonesia, tidak ada pembatalan meski ada wabah corona.

Hanya saja, ia mengakui terjadi kendala dalam pelaksanaan eksekusi investasi tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Luhut: Suka Tidak Suka, China merupakan Kekuatan Dunia...

Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved