Paguyuban CiAyumajakuning Disebut Tak Koordinasi dengan Dinsos Soal 11 Warga Cirebon Terlantar

Kelayakan atas Pekerja Migran Indonesia (PMI)/OT dipulangkan ke kampung halamannya bukanlah semata kewenangan Dinsos Kalbar.

TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
TERLANTAR - 11 warga Cirebon bukan PMI-B terlantar di kawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak. Meski sudah kantongi Rapid test Non Reaktif, tetapi gagal pulang kampung secara mandiri. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait 11 orang warga Cirebon yang diberitakan terlantar karena ditolak kepulangannya oleh petugas Pelabuhan Dwikora Pontianak lantaran tidak memiliki surat rekomendasi dari Dinsos Kalbar.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Barat, Yuline Marhaeni mengatakan bahwa pihak Paguyuban CiAyumajakuning Kalbar tidak pernah berkoordinasi dengan Dinsos. 

"Dari pihak paguyuban tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalbar untuk minta bantuan pemulangan 11 orang terlantar," ungkap Yuline Marhaeni kepada tribun melalui WhatsApnya, Sabtu (6/6/2020).

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa kelayakan atas Pekerja Migran Indonesia (PMI)/OT dipulangkan ke kampung halamannya bukanlah semata kewenangan Dinsos Kalbar.

11 Warga Cirebon Gagal Pulang Kampung, Terkatung-katung di Kota Pontianak

"Pemulangan PMI/OT ini dipulangkan bukan semata kewenangan Dinsos Kalbar, akan tetapi merupakan kewenangan Satgas Pelabuhan Dwikora secara kolektif, ada Dinsos, ada BP2MI, KSOP, Lantamal dan KKP juga," kata Marhaeni.

Dikatakannya juga bahwa administrasi yang diurus tidak diberikan pada saat waktu pemberangkatan.

Melainkan dikatakannya perlu membutuhkan waktu.

"Pembuatan surat rekomendasi tidak memerlukam waktu lama yang penting ada identitas orang yang membuat. Intinya Dinsos bukan instansi yang bisa langsung memulangkan tanpa rekomendasi sari instansi di atas," jelasnya.

11 Warga Cirebon Gagal Pulang Kampung

Miris, 11 orang warga asal Cirebon Provinsi Jawa Barat akhirnya terkatung-katung di Kota Pontianak akibat gagal pulang mengikuti keberangkatan KM Dharma Rucita 9.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved