Jika New Normal Tak Segera Diterapkan, Kadin Prediksi Pengusaha Hanya Mampu Bertahan Hingga Agustus

Ia menegaskan jika new normal tidak segera diterapkan para pelaku usaha paling mampu bertahan diprediksi hingga bulan Agustus mendatang.

TRIBUNPONTIANAK/Syahroni
Ketua Umum Kadin Kalbar, Joni Isnaini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Adanya pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi dunia usaha maupun sektor-sektor lainnya.

Akibat virus corona yang penularannya sangat cepat, pemerintah membuat berbagai kebijakan untuk memutus rantai penularan tersebut.

Kini digaungkan kembali penerapan new normal atau kenormalan baru untuk beradaptasi dengan situasi.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Barat, Joni Isnaini menuturkan Kadin mendukung pemerintah dalam menerapkan new normal.

BREAKING NEWS - Warga Asal Singkawang Ditangkap Bawa Sabu Lebih dari 2 Ons di Kota Pontianak

Kadin ditegaskannya mendukung Pemprov Kalbar menerapkan new normal.

"Virus corona atau sering disebut Covid-19 memang sangat berdampak pada perekonomian kita. Namun new normal ini adalah jalan tengah yang dipilih pemerintah untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi yang ada," ucap Joni Isnaini mendukung penerapan new normal, Sabtu (6/6/2020).

Diterapkannya new normal bukan berarti pasrah dengan keadaan dalam menyikapi pandemi.

Tetapi menurutnya dimana semua harus beradaptasi atau penyesuaian sembari menunggu situasi benar-benar aman.

Ia menegaskan jika new normal tidak segera diterapkan para pelaku usaha paling mampu bertahan diprediksi hingga bulan Agustus mendatang.

"Kalimantan Barat harus secepatnya menerapkan new normal, pola hidup baru secara keseluruhan di seluruh wilayah kabupaten dan kota," saran Joni.

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved