Jemaah Haji 2020 Batal Berangkat, Jemaah Haji 2021 Khawatir Tak Berangkat

Pembatalan keberangkatan jemaah haji 2020 menyebabkan kekhawatiran pada jemaah haji lainnya yang akan berangkat di tahun 2021.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK/RIZKI KURNIA
Mulyadi Qamal merupakan salah seorang calon jemaah haji yang jadwalnya akan berangkat pada tahun 2021, Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pembatalan keberangkatan jemaah haji 2020 menyebabkan kekhawatiran pada jemaah haji lainnya yang akan berangkat di tahun 2021.

Mulyadi Qamal, satu di antara calon jemaah haji yang rencananya akan berangkat tahun 2021 menuturkan mengaku sangat khawatir dengan nasib jemaah haji di tahun 2021 mendatang.

"Saya saja telah mendaftar haji sejak 2011, dan jadwalnya 2021 baru akan berangkat, ini kan lama sekali waktu yang kami harus tunggu, dan sekarang di tahun 2020 ternyata ada pembatalan keberangkatan haji," ujar Mulyadi kepada wartawan Tribun, Jumat (5/6/2020).

Pasangan ASN Diduga Mesum dan Selingkuh, Ditemukan Pingsan dan Mulut Berbusa di Dalam Mobil

Selain itu, berdasarkan informasi dari media berita yang ia baca, dirinya menuturkan keputusan Kemenag Pusat tidak didasari oleh laporan ke Komisi 8 yang membidangi haji.

"Harusnya dibicarakan, dicarikan solusinya karena dari Pemerintah Arab itu belum keluar keputusan boleh atau tidaknya menunaikan haji 2020 di tanah suci," ujarnya.

Menurutnya sebelum diambil keputusan ketentuan haji dari Kemenag Pusat, harusnya menuggu keputusan dari Arab Saudi.

Dewan Singkawang Harapkan Pemerintah Berikan Kompensasi Jemaah Haji yang Batal Berangkat

"Kami mohon pemerintah lebih bijak, untuk memutuskan keputusan harus dibicarakan terlebih dahulu dan dicarikan solusinya baik dengan dinas-dinas pemerintahan, DPRD dan maupun stakeholder lain," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved