Jaringan Teroris Sembunyi di Kalbar? Sejak 2012 Densus 88 Sudah 6 Kali Operasi di Kalimantan Barat

Meski satu demi satu anggotanya telah ditangkap dan aksi terornya telah digagalkan, namun jaringan teorisme Indonesia masih hidup dan menyebar....

net
Densus 88 | Jaringan Teroris Sembunyi di Kalbar? Sejak 2012 Densus 88 Sudah 6 Kali Operasi di Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejak kasus Bom Bali 2002 silam, masyarakat umum dan pemerintah semakin sadar bahwa ancaman terorisme di Indonesia adalah nyata dan tentu saja sangat berbahaya.

Meski satu demi satu anggotanya telah ditangkap dan aksi terornya telah digagalkan, namun jaringan teorisme Indonesia masih hidup dan menyebar.

Kasus bom bunuh diri di Polrestabes Medan tahun 2019 lalu disebut berasal dari satu di antara organisasi teroris yang masih aktif di Indonesia.

Lebih jauh lagi, beberapa kelompok teroris Indonesia diprediksi masih aktif menebar ancaman.

Terbaru, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat ( Kalbar ), Jumat (5/6/2020) pagi WIB.

Dalami Keterlibatan Terduga Teroris, Densus 88 Sita Handphone Berisikan Informasi

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go, mengonfirmasi peristiwa tersebut.

“Benar ada kegiatan dari Densus 88 di wilayah Kalimantan Barat, tepatnya di Sungai Pinyuh. Mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga terlibat jaringan terorisme,” kata Donny, Jumat (5/6/2020) malam WIB.

Donny menyebutkan dari informasi sementara yang ia terima, terduga tergabung dalam grup di media sosial yang membahas mengenai terorisme.

“Barang bukti yang diamankan dan disita oleh Densus sebuah handphone yang digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai terorisme dan jaringannya. Selanjutnya yang bersangkutan diduga kuat bagian dari jaringan teroris,” katanya.

“Masih dilakukan pendalaman oleh Densus 88 untuk keterlibatan terduga, Polda Kalbar dalam hal ini melakukan back up saja,” tambah Donny.

Halaman
1234
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved