Roboh Karena Pohon Tumbang, Christiandy Serahkan Bantuan ke GBI Kapuas Hulu

Secara tertulis disebutkan biaya Rp. 36,5 juta untuk pembangunan kembali da Christiandy Sanjaya memberikan respon positif.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota DPD RI Dapil Kalbar, Christiandy Sanjaya yang juga mantan Wagub Kalbar dua periode saat melakukan video call dengan Ibu Ester yang juga gembala atau Pendeta Jemaat GBI (Gereja Bethel Indonesia) Kasih Setia, Desa Seneban, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu - Kalbar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPD RI Dapil Kalbar, Christiandy Sanjaya yang juga mantan Wagub Kalbar dua periode memberikan bantuan pada pembangunan rumah ibadah GBI di Kapuas Hulu yang roboh akibat pohon tumbang.

Ibu Ester yang juga gembala atau Pendeta Jemaat GBI (Gereja Bethel Indonesia) Kasih Setia, Desa Seneban, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu - Kalbar, beberapa waktu lalu secara langsung menyampaikan permohonannya kepada Bpk. Drs Christiandy Sanjaya SE, M.M. 

Ia meminta kesediaan agar Christiandy Sanjaya berkenan membantu pembangunan kembali bangunan gereja yang roboh tertimpa pohon.  

Warga Bersyukur Dapat Bantuan Sembako dari Christiandy Sanjaya

Secara tertulis disebutkan biaya Rp. 36,5 juta untuk pembangunan kembali da Christiandy Sanjaya memberikan respon positif.

Dalam dialog lewat video call, Kamis (04/06/2020), Christiandy Sanjaya menanyakan pada Bu Ester kesehatan jemaat dalam situasi pandemic Covid – 19 saat ini. Dan prihal bantuan seperti BLT, Bansos dan sejenisnya. 

Ibu Ester menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada jemaat yang terpapar Covid – 19. 

Memang di Kabupaten Kapuas Hulu, sepengetahuan-nya ada juga penduduk Kapuas Hulu yang reaktif setelah di tes. 

Mereka itu adalah TKI (tenaga kerja Indonesia) yang pulang kampung. Sementara soal bantuan juga ada yang diterima seperti beras dari provinsi. 

Christiandy Sanjaya kemudian menanyakan apakah telah menerima pengiriman dana bantuan pembangunan kembali rumah ibadah. Ibu Ester menyampaikan bahwa dana telah diterima. 

"Terima kasih pak, kami sangat tertolong apalagi dalam situasi ekonomi yang sulit saat ini. Jadi bantuan bapak membantu kami agar bangunan gereja bisa segera dibangun sehingga jemaat dapat beribadah sebagaimana biasa. Saat ini kami masih menunggu hingga situasi segera normal kembali dan pembangunan rumah ibadah bisa segera di mulai," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved