Virus Corona Masuk Kalbar

MUI Sekadau Tekankan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan Saat Masjid Kembali Dibuka

KH Mudhlar mengkhawatirkan jika protokol kesehatan tidak diterapkan, siapapun bisa menularkan virus tersebut.

TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Ketua MUI Kabupaten Sekadau KH Mudhlar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - MUI tekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan saat tempat ibadah di Kabupaten Sekadau khususnya bagi umat Islam dibuka, Kalbar, Kamis (4/6/2020). 

"Alhamdulillah menyikapi Surat Edaran Kementerian Agama, dan keresahan masyarakat sudah terjawab."

"Mulai hari ini masjid dan musholah sudah dapat melaksanakan salat berjamaah di Masjid," kata Ketua MUI Kabupaten Sekadau KH Mudhlar.

Meski sudah diperbolehkan melaksanakan salat berjamaah, KH Mudhlar mengingatkan kepada pengurus masjid maupun masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dinkes Sambas Sebut Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Lanjut Isolasi Mandiri 14 Hari

Karena siapapun tidak dapat memastikan dirinya aman dari virus Covid-19, yang tidak terlihat itu.

KH Mudhlar mengkhawatirkan jika protokol kesehatan tidak diterapkan, siapapun bisa menularkan virus tersebut.

"Karena bagaimanapun kita tidak tahu kapan kita terjangkit, atau menularkan. Oleh karena itu tetap mengacu pada protokol kesehatan," tegasnya.

Ketua MUI itu mengingatkan kepada pengurus masjid agar sebisa mungkin, sebelum pelaksanaan salat jumat, dapat dipastikan terlebih dahulu keamanan masjid.

Misalkan dengan penyemprotan disinfektan baik di dalam dan di luar masjid pada pagi hari.

Pemasangan tanda jarak menggunakan lakban di tempat-tempat yang dikhususkan untuk jarak antar orang.

Halaman
12
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved