Sambut New Normal, PHRI Kalbar Susun Protokol Kesehatan untuk Hotel, Restoran & Rumah Makan

PHRI Kalbar dalam hal ini sangat menyambut baik adanya rencana New Normal in bahwa ada jalan tengah yang di ambil oleh pemerintah.

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Yuliardi Qamal (Baju Putih). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Adanya rencana Kalimantan Barat menuju tatanan kehidupan yang normal atau dengan istilah New Normal sampai saat ini masih terus dipersiapkan.

Satu diantara sektor saat adanya Pandemi Covid-19 yang sangat merasa terdampak dari segi income yakni Perhotelan, restoran juga rumah makan.

Pasalnya karena adanya penerapan social distancing tamu tidak boleh untuk makan di tempat.

Selain itu khususnya di perhotelan sangat sepi pengunjung yang datang karena banyak penerbangan dari luar Kalbar bahkan di Kalbar sendiri yang masih belum beroperasi.

Harga Emas Antam Masih Berada di Posisi Tertinggi, Berikut Nominal per Gram di Pegadaian

Namun sejauh ini dengan adanya rencana New Normal.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Yuliardi Qamal mengatakan dari pihak pengusaha yang bergerak di jasa akomodasi, jasa makanan dan minuman siap menghadapi New Normal dengan Prosedur Kesehatan yang telah disyaratkan sesuai prosedur kesehatan Covid-19.

"Prosedur utama akan kami laksanakan, seperti sebelum masuk di tempat usaha kami akan menyediakan sarana cuci tangan dan sabun, pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, menerapkan sosial distancing , merima tamu yang menggunakan ruang rapat sesuai dengan luas ruangan, menyediakan sarana alat perantara pada waktu menekan lift seperti menggunakan tusuk gigi," ujarnya, Rabu (3/6/2020).

Selain itu ia mengingatkan bagi seluruh pengusaha mulai dari Perhotelan, Restoran dan rumah makan wajib melaksanakan Protokol Covid-19.

"Jadi kita harus melakukan Protokol kesehatan Covid -19 dengan benar," ucapnya.

PHRI Kalbar dalam hal ini sangat menyambut baik adanya rencana New Normal in bahwa ada jalan tengah yang di ambil oleh pemerintah.

Ia mengatakan PHRI juga saat ini sedang menyusun aturan Protokol Covid -19 untuk di Hotel, restoran, dan juga Rumah makan atau untuk jasa makanan dan minuman.

Setelah itu, hasilnya akan disampaikan ke Kepala Daerah untuk dijadikan bahan pertimbangan untuk penerapan New Normal.

"Kita akan tetap berjaga, waspada dan mendukung Program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid- 19, tapi kami tetap memiliki income. Walaupun di pastikan income kami berkurang dari kondisi normal," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved