Resmi Calon Jemaah Haji Indonesia 2020 Gagal Berangkat

"Jadi tahun ini, tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh warga Indonesia," lanjut Menag.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Jemaah haji asal Kalimantan Barat saat tiba di Asrama Haji, Pontianak, Senin (10/9/2018) siang. Jemaah haji penerbangan kedua kloter 11 ini berjumlah 445 orang yang berasal dari Kabupaten Kuburaya,Kapuas Hulu, Sekadau dan Kayong Utara.TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Calon Jemaah haji Indonesia 2020 harus menelan dalam-dalam kekecewaan.

Akibat pandemi global covid-19 pemerintah terpaksa harus membatalkan pemberangkatan ibadah haji tahun ini.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi lewat siaran pers, Selasa (2/6/2020).

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah pada tahun 2020/1441 H," ujar Menag

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI nomor 494/2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaran Ibadah Haji 2020/1441 H.

Pembatalan pemberangkatan jemaah haji terkait masih adanya wabah Covid-19.

Pernyataan Lengkap Menteri Agama Fachrul Razi Terkait Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji 2020

Ibadah Haji 2020 Batal, MUI Sekadau Ajak Calon Jemaah Haji Lebih Bersyukur

Menurut Menag, keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji telah melalui kajian yang mendalam.

Sebab saat ini, pandemi Covid-19 masih melanda sejumlah negara termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Pembatalan keberangkatan calon jemaah haji berlaku bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Maksudnya, jemaah yang batal berangkat tidak hanya jemaah yang menggunakan kuota pemerintah, baik reguler maupun khusus, tapi juga jemaah yang memakai visa haji furada, undangan," kata Menag.

Halaman
123
Editor: Madrosid
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved