Lomba Inovasi Penyiapan Tatanan Normal Baru Dikritik Tajam, Ireng Maulana: Sangat Dipaksakan

Tito menjanjikan hadiah dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID) dengan total sebesar 164 milyar untuk tiga pemenang. Lomba dibagi menjadi 7 kategori.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Pengamat Politik Untan Ireng Maulana. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Ide Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar lomba inovasi dengan tema, "Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19" dikritik tajam oleh Pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana.

Lomba inovasi yang rencananya akan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten atau kota dipandang Ireng dalam menghadapi New Normal yang aman dan produktif di masa pandemi covid-19 sangat dipaksakan.

"Kementrian dalam negeri dinilai seperti kehabisan metode untuk menggerakkan pemerintah daerah bekerja maksimal selama pandemi, dan pemerintah daerah menelan mentah-mentah begitu saja instruksi ini."

Jelang New Normal, Kapolres Kubu Raya Silaturahmi Forkopimda dan Multi Etnis se-Kabupaten Kubu Raya

"Seharusnya, semua pemerintah daerah bekerja ekstra dengan semua kompetensi yang mereka punya tanpa pamrih dan tidak mengharapkan iming-iming apapun dari kerja keras itu, karena sudah menjadi moralitas dari good governance," sesal Ireng.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian dalam video conference bersama Pemkab Sintang mendorong agar daerah berlomba-lomba membuat inovasi kebijakan daerah untuk melaksanakan tatanan normal baru namun aman dari Covid-19 dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Lomba inovasi ini ada 4 kategori wilayah yakni provinsi, kota, kabupaten zona hijau dan kabupaten zona merah.

Tito menjanjikan hadiah dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID) dengan total sebesar 164 milyar untuk tiga pemenang. Lomba dibagi menjadi 7 kategori.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati dalam kesempatan yang sama juga mendukung program Menteri Dalam Negeri yang akan melaksanakan lomba inovasi kebijakan daerah dalam melaksanakan tatanan normal baru.

Selain menyiapkan Dana Insentif Daerah untuk hadiah pemenang. Kemenkue juga menyiapkan DID tambahan untuk mendukung pemerintah daerah mengatasi Covid-19 sebesar Rp 5 tiliun.

"Kami juga membuka kemungkinan memberikan pinjaman kepada daerah yang tidak memiliki dana tetapi memiliki program yang baik untuk memulihkan ekonomi nasional," kata Sri Mulyani.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved