Sukiryanto Minta Rumah Sakit Rujukan BPJS Prioritaskan Penanganan Pasien Gawat

Saya akan coba komunikasikan agar dapat dilakukan skala prioritas dalam penanganan pasien.

Dokumentasi/Boby
Anggota DPD RI, Sukiryanto juga menjenguk satu diantara warga di Desa Kapur, Kubu Raya, Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Di sela kegiatan kerja sebagai anggota DPD RI dalam pengawasan pengelolaan dana desa tahun 2020 untuk pencegahan dan penanganan dampak covid-19, khususnya penyaluran bantuan langsung tunai pada masyarakat desa. 

Sukiryanto juga menjenguk satu di antara warga di Desa Kapur, Kubu Raya, Kalbar yang dalam pertemuan tersebut dilaporkan oleh RT setempat terkena penyakit tumor. 

Pihak keluarga menjelaskan bahwa sekarang dalam proses antrean melalui BPJS, namun pihak keluarga juga menyampaikan bahwa mengenai kapan kepastiannya pihak rumah sakit belum dapat memastikan dan diharapkan pihak keluarga menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Apresiasi Upaya Pemprov Kalbar Tanggulangi Covid-19,Sukiryanto Ajak Patuhi Imbauan Pemerintah

"Memang kendala kita di Kalbar ini, RSUD Soedarso menjadi rumah sakit rujukan satu-satunya dari 14 Kab/Kota sehingga membuat antrean menjadi panjang. Saya akan coba komunikasikan agar dapat dilakukan skala prioritas dalam penanganan pasien. Khususnya untuk ibu ini, mengingat kondisinya yang memburuk dan apabila harus mengantri dan menunggu dengan waktu yang lama akan bisa fatal nanti," ujar Sukiryanto, Senin (1/6/2020).

Diharapkan Sektor kesehatan memang menjadi perhatian sejak pandemi Covid-19 ini, dan diharapkan menjadi momentum untuk semua pihak berbenah, mulai dari membiasakan diri dengan hidup bersih dan sehat, mempersiapkan infrastruktur kesehatan dari rumah sakit sampai ke tenaga medisnya.

Kembali mengenai BLT yang akhir-akhir ini juga menjadi perhatian karena validitas data yang diragukan banyak pihak agar sama-sama saling melengkapi dan mendukung.

Pandemi yang mendunia dengan tingkat penyebaran yang masif membutuhkan kecepatan dalam keputusan sehingga hal ini dimungkinkan terjadi.

Namun kita sebagai masyarakat, kata Senator Kalbar ini, juga bisa ikut berpartisipasi untuk itu, dengan melaporkan kepada RT setempat apabila merasa tidak membutuhkan atau melihat bantuan yang tidak tepat sasaran.

"Jangan kita gunakan media sosial untuk membesarkan hal-hal yang dapat dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab demi kepentingannya, masyarakat bersama pemerintah pada saat ini harus saling bergandengan tangan adapun kekurangan mari kita hadapi bersama. Belum saatnya untuk saling menyalahkan apalagi tanpa solusi yang konkret," papar Sukiryanto.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved