CHINA Geser Pasukan ke Perbatasan, Menhan Rajnath Singh Nyatakan India Siap Lindungi Harga Diri

Ratusan tentara India dan China terlibat dalam pertempuran terakhir yang terkonsentrasi di wilayah Ladakh India di seberang Tibet.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/INSTAGRAM @WELOVEINDIANARMY/INSTAGRAM @GUARDINGINDIA/KOLASE
CHINA Geser Pasukan ke Perbatasan, Menhan Rajnath Singh Nyatakan India Siap Lindungi Harga Diri / ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hubungan negara antara China vs India memanas akhir-akhir ini. 

Setelah ratusan pasukan perbatasan dari kedua negara, militer China dan militer India dikabarkan terlibat bentrokan awal Mei 2020 lalu. 

Terbaru, China dikabarkan 'mendorong' sejumlah pasukan dan persenjataannya di wilayahnya yang berbatasan dengan India

Terkait hal itu, India disebut tidak akan membiarkan kebanggaannya dilukai dalam ketegangan di perbatasan baru-baru ini dengan China.

INFORMASI Rahasia Bocor, Ungkap Ambisi Tiongkok Kuasai Laut China Selatan Sejak Satu Dekade Lalu

Meski Pemerintah India bertekad untuk menyelesaikan perselisihan melalui pembicaraan kedua negara.

Dilansir dari Kontan.co.id yang melansir dari South China Morning Post, Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan pihaknya juga telah menolak tawaran Presiden AS Donald Trump untuk menjadi penengah di konflik ini.

Ratusan tentara India dan China terlibat dalam pertempuran terakhir yang terkonsentrasi di wilayah Ladakh India di seberang Tibet.

Kedua negara memiliki beberapa titik sengketa di sepanjang 3.500 km (2.175 mil) perbatasan mereka. 

CHINA Vs India Memanas, Tiongkok Tumpuk Senjata dan Pasukan di Perbatasan | Menuju Perang?

Mereka berperang di perbatasan pada tahun 1962 dan telah terjadi pertengkaran rutin sejak itu.

Ketegangan terakhir meletus pada 9 Mei ketika puluhan tentara China dan India terluka dalam perkelahian dan saling melempar batu di negara bagian Sikkim.

Halaman
12
Editor: Ishak
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved