PKS Galang Pansus Ungkap Dugaan Campur Tangan Mafia soal Harga BBM Tak Kunjung Turun

"Jika memang ada campur tangan mafia migas maka DPR harus segera bertindak dengan membuat Pansus"....

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ilustrasi Penyaluran BBM 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI berusaha menggalang dukungan untuk pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dukungan itu dilakukan untuk mengungkap kemungkinan atau dugaan-dugaan penyebab BBM tak kunjung turun meskipun harga minyak mentah dunia anjlok.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi VII DPRI RI FPKS, Mulyanto dalam keterangan tertulis dilansir Tribunnews.com, pada Sabtu (30/5/2020).

8 Negara ASEAN Kompak Turunkan Harga BBM, Indonesia Tidak | Bensin Oktan95 Malaysia Cuma Rp 4 Ribuan

Malaysia & Singapura 6 Kali Turunkan Harga BBM, Myanmar 9 Kali, Kenapa Indonesia Tak Kunjung Turun?

Dijelaskan, penggalangan Pansus BBM dilakukan karena pemerintah belum melakukan penyesuaian harga BBM dengan merevisi Kepmen ESDM No. 62 Tahun 2020.

Kepmen itu berisi tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU dan/atau stasiun pengisian bahan bakar nelayan.

"Ini agar masyarakat tahu apa yang sebenarnya terjadi sehingga harga BBM belum diturunkan hingga saat ini," tegas Mulyanto .

Pansus BBM ini, kata Mulyanto, sangat penting dibentuk sebagai wujud kesungguhan DPR menindaklanjuti aspirasi rakyat terkait harga BBM.

"Melalui Pansus ini DPR dapat menanyakan secara rinci dan komprehensif berbagai persoalan yang menyebabkan harga BBM belum diturunkan," lanjutnya.

Mulyanto menyebut ada hal tertentu yang perlu dikonfirmasi secara resmi oleh DPR.

Apalagi sebelumnya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mensinyalir ada praktik oligopoli atau kartel harga BBM yang melibatkan beberapa perusahaan migas.

Halaman
123
Editor: Haryanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved