Nelayan Tewas Tenggelam

BREAKING NEWS - Warga Korban Tenggelam di Jongkong Kapuas Hulu Sudah Ditemukan

Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus juga membenarkan hal tersebut. Dimana korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Jenazah korban tenggelam di Sungai Kapuas Kecamatan Jongkong yang sudah ditentukan, oleh warga yang sedang pulang mancing, Sabtu (30/5/2020) pukul 18.50 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Camat Jongkong Abdul Hamid menyatakan, seorang warga Dusun Penelat, Desa Joki Tenggah, Kecamatan Jongkong yang tenggelam di Sungai Kapuas sudah ditemukan, Sabtu (30/5/2020) pukul 18.50 WIB.

"Alhamdulillah, ditemukan oleh warga kita yang sedang mancing ikan dan sekarang tim gabungan sudah melakukan evakuasi."

"Serta langsung diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan malam ini juga," ujarnya dengan singkat kepada Tribun.

Kapolsek Jongkong AKP Josni Barus juga membenarkan hal tersebut. Dimana korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia.

BREAKING NEWS - Seorang Wanita di Kapuas Hulu Kalbar Tega Bunuh Lalu Buang Bayinya ke Selokan

"Sekarang jenazah sudah dievakuasi oleh tim gabungan, dan sudah diserahkan ke pihak keluarga," ucapnya.

Sedangkan lokasi ditemukannya adalah di Tongkang APMS Terapung di Desa Jongkong Pasar Kecamatan Jongkong.

"Sekitar 6000 meter dari lokasi korban tenggelam. Sedangkan yang menemukan pertama adalah warga yang sedang pulang mancing yaitu saudara Harlen," ungkapnya.

Sebelumnya, korban tenggelam saat membawa speed Mercuri 3,3 PK, menggunakan perahu bersama kedua anaknya, dari Dusun Penelat, Desa Joki Tenggah Kecamatan Jongkong menuju terminal Jongkong yang berada di Desa Jongkong Pasar, Senin (25/5/2020) pukul 13.10 WIB.

Namun dalam perjalanan tepatnya di tengah Sungai Kapuas, daerah Desa Jongkong Kiri Hulu, korban tiba-tiba terjatuh sebelah kiri perahu dari perahu ke Sungai Kapuas, dan langsung tenggelam.

Mengetahui kejadian tersebut, kedua anaknya langsung melaporkan ke Polsek Kecamatan Jongkong, dan Kepolisian bersama masyarakat melakukan pencarian korban tenggelam itu.

Hingga sampai ke 6 hari, korban tersebut baru ditemukan, dan ditemukan oleh warga yang pulang mancing, dan sekarang sudah diserahkan ke pihak keluarga serta langsung dimakamkan. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved