Virus Corona Masuk Kalbar

Pasca 4 Orang Terkonfirmasi Positif, Pemkab Sekadau Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

Selanjutnya, Bupati Sekadau juga mengajak semua pihak untuk tidak bosan mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Rapat penanggulangan wabah Covid-19 di ruang rapat Wakil Bupati Sekadau, Kalbar, Jumat (29/5/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau kembali melaksanakan rapat penanggulangan wabah Covid-19 di ruang rapat Wakil Bupati Sekadau, Kalbar, Jumat (29/5/2020)

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Sekadau Rupinus tersebut disampaikan sejumlah upaya dan rencana lanjutan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sekadau

Terlebih saat ini sudah 4 orang warga Kabupaten Sekadau yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan 3 orang berdomisili di Kabupaten Sekadau dan 1 orang berdomisili di Pontianak.

Wali Kota dan Tim Gugus Tugas Bahas Persiapan Penerapan New Normal di Kota Pontianak

Dalam rapat tersebut Rupinus menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berupaya semaksimal mungkin untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sekadau.

Selanjutnya, Bupati Sekadau juga mengajak semua pihak untuk tidak bosan mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat.

"Karena kita sudah sering membagikan masker kepada masyarakat. Namun sepertinya belum terlalu diindahkan. Karena himbauan ini kan bisa ditaati, bisa juga tidak oleh masyarakat," kata Rupinus.

Menurutnya harus ada sanksi yang diterapkan bagi masyarakat yang tidak mau menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari, tentu dengan kewenangan pihak keamanan dalam menerapkan sanksi tersebut.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau Zakaria menyampaikan pertanggal 26 Mei 2020 status penanganan Covid-19 di Kabupaten berubah dari Siaga Darurat menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB)

Oleh karena itu Tim Gugus Tugas Kabupaten Sekadau harus mengadakan evaluasi terhadap penanganan Covid-19.

Agar tidak menjadi bom waktu yang dapat meledak kapanpun dengan jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang lebih banyak di Kabupaten Sekadau.

"Oleh karena itu kita mensiasati bagaimana cara agar covid-19 tidak meluas. Mentaati protokol supaya tidak meledak-ledak jumlah Penyebaran Covid-19 ini. Untuk keluarga pasien kita harus trecing, yang sudah kontak fisik dengan pasien," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved