Virus Corona Masuk Kalbar

KABAR BAIK Covid-19 Kalbar, Tanpa Penambahan Kasus Positif Hari Ini Bersama 7 Provinsi Lain

Sebanyak delapan provinsi pada hari ini tanpa penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19, pada Jumat (29/5/2020)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi test Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kabar baik datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sebanyak delapan provinsi pada hari ini tanpa penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19, pada Jumat (29/5/2020).

Kalimantan Barat (Kalbar), termasuk satu dari delapan provinsi tanpa penambahan kasus positif bersama Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengutip keterangan resmi dilansir covid19.go.id, di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Jumat.

UPDATE Covid-19 - Kalbar Tambah Satu Kasus, Jawa Timur Penambahan Tertinggi, 8 Provinsi Nihil

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 7.128 orang, Jawa Timur 4.414, Jawa Barat 2.211, Sulawesi Selatan 1.468, Jawa Tengah 1.350 dan wilayah lain sehingga totalnya 25.216

Selain itu, ada juga provinsi yang hanya melaporkan adanya penambahan sebanyak satu hingga tiga, seperti Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Bengkulu, Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.

"Beberapa daerah ada juga penambahan kasus antara tiga sampai dengan satu penambahan kasus, Kepulauan Riau, Gorontalo, DI Yogyakarta, Bengkulu dan Sulawesi Tenggara," jelas Yuri.

Selanjutnya, Gugus Tugas juga merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia, yaitu di Provinsi Aceh 20 kasus, Bali 443 kasus, Banten 845 kasus, Bangka Belitung 42 kasus, Bengkulu 72 kasus, Yogyakarta 230 kasus.

Selanjutnya, di Jambi 97 kasus, Kalimantan Barat 184 kasus, Kalimantan Timur 285 kasus, Kalimantan Tengah 367 kasus, Kalimantan Selatan 893 kasus, dan Kalimantan Utara 165 kasus.

Kemudian, di Kepulauan Riau 178 kasus, Nusa Tenggara Barat 590 kasus, Sumatera Selatan 953 kasus, Sumatera Barat 541 kasus, Sulawesi Utara 306 kasus, Sumatera Utara 400 kasus, dan Sulawesi Tenggara 241 kasus.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved