Breaking News:

OTT Perdagangan Tumbuhan Dilindungi

Gakkum KLHK Tetapkan RB Sebagai Tersangka Perdagangan Ilegal Tumbuhan di Lindungi

Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan RB sebagai tersangka tindak pidana perdagangan ilegal tumbuhan dilindungi.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
DIPERIKSA - Penyidik KLHK memeriksa RB pelaku perambah kantong semar endemik di TWA Gunung Kelam dan diperjualbelikan lintas negara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan RB sebagai tersangka tindak pidana perdagangan ilegal tumbuhan dilindungi.

RB, diduga kuat sebagai pemilik tumbuhan kantong semar (Nepenthes clipeata) dan Nepenthes spp yang diperjualbelikan lintas negara.

Sementara MT, statusnya masih sebagai saksi.

Keduanya kini telah dititipkan ke rumah tahanan Polda Kalbar.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua pelaku, penyidik KLHK menetapkan RB sebagai pemilik tumbuhan Nepenthes clipeata dan Nepenthes spp sebagai tersangka, sedangkan MT diperiksa sebagai saksi,” kata Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum KLHK, Sustyo Iriyono melalui keterangan tertulisnya.

“Keduanya telah dititipkan ke Rumah Tahanan Polda Kalimantan Barat," tuturnya.

4 Tenaga Medis Sambas Reaktif, DPRD Minta Dinkes Evaluasi Pelayanan Kesehatan Covid-19

RB dan MT ditangkap oleh tim operasi gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dari Ditjen Gakkum dan BKSDA Kalbar SKW II Sintang, pada 27 Mei 2020, atas perdagangan ilegal tumbuhan dilindungi.

Keduanya ditangkap bersama barang bukti 25 paket kantong semar (spesies Nepenthes clipeata dan Nepenthes spp), 1 paket Sonerila, 1 paket Komalomena silver, Vilodendrum boceri, Labisia kura-kura, dan Alokasia silver.

Penangkapan dilakukan di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.

Hasil penyidikan menunjukkan RB dan MT adalah pemasok AC, seorang pemilik nursery di Taiwan yang menjual berbagai jenis kantong semar yang berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved