Virus Corona Masuk Kalbar

Update Terbaru Kamis 28 Mei 2020, ODP, PDP, OTG dan Positif Covid-19 di Kabupaten Sambas

Jumlah ini sesuai dengan data terakhir yang direkap oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, sampai dengan Rabu (27/5/2020) pukul 17.00 WIB.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr Fatah Maryuniani menyampaikan update terbaru terkait jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Sambas.

Ia sampaikan, jumlah ini sesuai dengan data terakhir yang direkap oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, sampai dengan Rabu (27/5/2020) pukul 17.00 WIB.

Jumlah ODP di Kabupaten Sambas dikatakan oleh Fatah sekarang menurun dari hari sebelumnya, berjumlah 669 orang menjadi 633 orang.

Artinya ada penurunan 36 orang yang dinyatakan selesai ODP.

"Sampai dengan data terakhir yang kita rekap terakhir pukul 17.00 pada hari Rabu kemarin ODP di Kabupaten Sambas jumlahnya ada penurunan dari 669 orang menjadi 633 orang, sampai dengan hari Rabu kemarin," ujarnya, Kamis (28/5/2020).

Bhabinkamtibmas Singkawang Timur Bripka Fransiskus Susanto Berikan Imbauan Maklumat Kapolri

Sementara itu, untuk PDP di Kabupaten Sambas, kata Fattah, sampai dengan data kemarin sore pukul 17.00 WIB, ia sampaikan sekarang berjumlah 4 orang.

"Kalau PDP sekarang sudah berkurang menjadi 4 orang PDP," tuturnya.

Sementara itu, untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Sambas ia sampaikan sekarang bertambah dua kasus, menjadi 14 kasus.

Karenanya, 14 orang tersebut diharuskan melakukan isolasi di RSUD Sambas, RSUD Pemangkat dan RS Pratama dan isolasi mandiri.

Sebagaimana diketahui, 14 OTG itu kata Fattah dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test yang dilaksanakan oleh Diskes Sambas.

"Sekarang total OTG di Sambas ada 14 orang, ada penambahan dua kasus," tuturnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Seponti Polres Kayong Utara Lakukan Pengamanan Penyaluran BLT Dana Desa

Sementara itu untuk kasus positif Covid-19 ada dua orang, yang mana kedua pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Gowa.

"Dan untuk kasus positif Covid-19 ada 2 kasus, yang sebelumnya di ketahui memiliki riwayat perjalanan ke Gowa," tutupnya. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved