Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

Bawa Kue Lebaran, Bupati Sintang Bersilaturahmi dengan Pasien Corona

Kedatangan Jarot, tidak dengan tangan kosong. Dia membawa kue lebaran, termasuk kurma untuk para pasien corona.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Anwar
LEBARAN: Bupati Sintang, Jarot Winarno meluangkan waktu bersilaturahmi dengan para pasien corona di hari raya Idul Fitri yang menjalani perawatan di Gedung Rawat Inap RSUD Ade M Djoen Sintang, Rabu (27/5/2020) siang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG -Bupati Sintang, Jarot Winarno meluangkan waktu bersilaturahmi dengan para pasien positif corona di hari raya Idul Fitri yang menjalani perawatan di Gedung Rawat Inap RSUD Ade M Djoen Sintang, Rabu (27/5/2020) siang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh dan juga Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rosa Trifina turut serta mendampingi bupati bercengkrama dengan para pasien di teras gedung rawat inap.

Kedatangan Jarot, tidak dengan tangan kosong. Dia membawa kue lebaran, termasuk kurma untuk para pasien corona yang beberapa pekan terakhir dirawat di ruang isolasi mandiri karena terkonfirmasi positif corona.

Bersama Tangani Covid-19, Kapolda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Kadin Kalbar

Cegah Penularan, Diskes Sekadau Pastikan Keluarga 3 Pasien Positif Covid-19 Lakukan Isolasi Mandiri

Sejak diisolasi ketat, pasien ini tidak diperbolehkan pulang sebelum benar-benar dinyatakan sembuh dari virus corona berdasarkan test PCR.

Mereka pun harus ikhlas menjalani ibadah puasa hingga lebaran jauh dari keluarga.

Ada enam orang konfirmasi positif corona di Kabupaten Sintang. Semuanya dalam keadaan sehat. Mereka terklasifikasi Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Mohon maaf lahir dan bathin. Siapa tahu pelayanan kami di sini, kurang memuaskan. Tapi kami sudah maksimal memberikan pelayanan. Mudah-mudahan ibadah kita kemarin diterima oleh Allah SWT,” kata Jarot kepada pasien corona.

Tidak semua pasien konfirmasi positif ikut berlebaran bersama Jarot. Satu orang, konfirmasi 02 sedang istirahat di kamar.

Hanya lima orang saja yang bercengkrama dengan Jarot dengan tetap mematuhi protokol kesehatan jaga jarak dan mengenakan masker.

Jarot banyak mendominasi perbincangan selama bersilaturahmi dengan para pasien corona.

Selain memberikan motivasi bahwa corona bisa disembuhkan, Jarot juga bertanya perihal pelayanan rumah sakit.

“Alhamdulillah satu persatu kita tanya tidak ada masalah. Ruang isolasi pakai AC, ada tv, pelayanan bagus. Cuma dia ya tanya kenapa swabya belum keluar. Saya rasa kalau hasil swabnya keluar, sudah negatif,” kata Jarot.

Kepada para pasien corona yang menunggu hasil swab diminta Jarot bersabar. Pemerintah baru akan memulangkan pasien apabila sudah terkonfirmasi negatif dan benar-benar dinyatakan sembuh.

Sebab, jika belum ada hasil lab keluar negatif dan diperbolehkan pulang, maka akan menambah kekawatiran keluarga dan masyarakat.

“Kami di sini orangtuamu. Jangan buat keluarga dan masyarakat khawatir. Bersabar lah. Kalian pasti akan sembuh,” ujar Jarot. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved