Idul Fitri 2020

PUASA Syawal atau Bayar 'Utang' Puasa Ramadhan Dulu?, Ustaz Abdul Somad (UAS) Beri Penjelasan Ini

Mendapat pertanyaan itu, Ustaz Abdul Somad lantas menjawab bahwa yang diutamakan terlebih dahulu adalah membayar utang puasa.

Editor: Ishak
lirboyo.net
PUASA Syawal atau Bayar 'Utang' Puasa Ramadhan Dulu?, Ustaz Abdul Shomad (UAS) Beri Penjelasannya / ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Puasa Syawal adalah satu di antara amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjaan setelah tuntasnya ibadah puasa Ramadhan. 

Puasa sunnah yang di beberapa tempat populer disebut 'Puasa 6' (merujuk pada jumlah hari puasa sunnah Syawal yang dikerjakan) itu menjadi puasa yang bisa dikerjakan selama bulan Syawal, atau bulan Lebaran Idul Fitri

Lantas, lebih baik mengerjakan puasa syawal terlebih dahulu atau puasa qadha (bayar utang puasa yang terlewatkan) terlebih dahulu? 

Niat Bayar Utang Puasa Ramadhan di Bulan Syawal Lengkap Doa Puasa Bulan Syawal 1441 H

Satu di antara Dai kondang Tanah Air, Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab sebuah pertanyaan dari seorang perempuan soal puasa Syawal.

Dilansir TribunWow.com, hal itupun dijawab Ustaz Abdul Somad melalui sebuah pemaparan dalam video yang diunggah akun Youtube TAMAN SURGA. NET yang diunggah pada Kamis (14/6/2018).

Tampak Ustaz Abdul Somad berdiri di atas mimbar.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Abdul Somad menjawab sebuah pertaanyaan "mana yang dikerjakan terlebih dahulu antara qadha (bayar utang) puasa atau puasa syawal?"

Mendapat pertanyaan itu, Ustaz Abdul Somad lantas menjawab bahwa yang diutamakan terlebih dahulu adalah membayar utang puasa. 

Niat Bayar Utang Puasa Ramadhan di Bulan Syawal

"Ibu-ibu yang punya utang puasa 7 hari, maka harus dibayar dahulu baru puasa syawal 6 hari," ujarnya.

Setelah itu, ustaz Abdul Somad menjelaskan jika perempuan tidak kuat mengganti utang puasa dan puasa sunnah Syawal maka cukup mengganti puasa di bulan Syawal, pahalanya juga mendapat seperti puasa Syawal.

"Ibu-ibu kalau tidak kuat mengganti utang puasa dan puasa sunnah Syawal maka cukup mengganti puasa di bulan Syawal,maka ibu puasa qadha di bulan Syawal, maka otomatis pahalanya seperti puasa sunnah Syawal, niatnya cuma satu, niatnya satu, saya niat puasa qadha besok hari lillahi ta'ala.," ujar ustaz Abdul Somad.

Terlebih jika mengganti utang puasa di hari Senin, maka puasanya mendapat 3 pahal sekaligus, yaitu puasa sunnah Senin-Kamis, Puasa Syawal dan puasa penggantinya lunas. 

Bacaan Niat Puasa Syawal dan Doa Buka Puasa Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemah

"Hal itu berlaku untuk laki-laki maupun perempuan," ujar ustaz Abdul Somad.

Diketahui, puasa sunnah Syawal memiliki sebuah keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Itulah dalil dari jumhur atau mayoritas ulama yag menunjukkan sunnahnya puasa Syawal.

Materi di artikel ini juga telah tayang di Tribunambon.com dengan judul Mana yang Lebih Dulu? Puasa Syawal atau Bayar Utang Puasa? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838 

Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved