Breaking News:

Menyedihkan, Banjir Landa 8 Wilayah Warga Mengungsi Saat Pandemi Covid-19

Banjir yang mengguyur wilayah Samarinda mengakibatkan warga 8 kelurahan merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah dalam kondisi menyedihkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/IST
ILustrasi banjir; Warga di 8 kelurahan di Samarinda dilanda banjir saat menyambut Idul Fitri 1441 H. 

Hasil pendataan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, warga yang terdampak banjir berjumlah 4.076 jiwa di 72 RT, 1.671 rumah terendam di 8 kelurahan.

Kabid Kedaruratan BPBD Samarinda, Ifran mengatakan pihaknya membantu evakuasi warga yang ingin terjebak menggunakan perahu karet.

“Warga yang terjebak kami evakuasi jika ingin mengungsi ke tempat keluarganya,” kata dia.

Pemerintah Ingatkan Hidup dengan Paradigma Baru, Tak Lagi Seperti Dulu Sebelum Ada Covid-19

Pembangunan posko atau dapur umum untuk warga terdampak, belum bisa dilakukan karena status banjir masih siaga, belum darurat.

“Kami akan tingkatkan jadi status darurat jika ada peningkatan banjir. Kondisi banjir saat ini dalam taraf bertahan. Memang ada peningkatan air tapi tidak banyak,” kata dia.

Hujan yang mengguyur Kota Samarinda sejak Jumat dini hari membuat Sungai Mahakam dan Waduk Benanga meluap hingga menggenangi sejumlah kawasan di Samarinda.

“Ketinggian air Sungai Mahakam kurang lebih 2 meter kami cek tadi pagi 08.00 Wita. Mudahan tidak hujan tidak turun lagi sesuai prediksi BMKG Samarinda,” harap Ifran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: ""Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir" ",

 

Editor: ruddy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved