Idul Fitri 2020

Sejarah Tradisi Ziarah Kubur Saat Idulfitri dan Manfaatnya, Jadi Pengingat Dunia Akhirat

Praktik mengunjungi pemakaman yang lazim dikenal ziarah kubur sebenarnya tidak hanya dilakukan di Indonesia saja.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah warga melakukan ziarah kubur di Pemakaman Muslimin Danau Sentarum di Jalan Danau Sentarum, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (19/4/2020) sore. Ziarah kubur merupakan tradisi yang terus masyarakat lakukan mendekati bulan suci Ramadan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Praktik mengunjungi pemakaman yang lazim dikenal ziarah kubur sebenarnya tidak hanya dilakukan di Indonesia saja.

Hampir seluruh kebudayaan di dunia memiliki ritual untuk menghormati leluhur yang telah meninggal, diiringi dengan pemanjatan doa serta praktik lainnya.

Lantas, sejak kapan tradisi ini terpelihara? Apa pula yang mendasari nenek moyang melakukan ritus tersebut? Serta, bagaimana ritus tersebut bisa mempengaruhi kehidupan manusia?

Mengutip kompas.com, pada kebudayaan klasik Yunani dan Romawi kuno, ziarah kubur dikenal istilah memento mori, yang secara harfiah berarti ‘ingatlah akan kematian’.

Hal ini serupa dengan berbagai praktik untuk mengunjungi pemakaman dan penghormatan terhadap leluhur di kebudayaan lainnya, yakni untuk mengingat bahwa kehidupan suatu saat akan berakhir.

Kematian merupakan subjek yang umum dibicarakan, karena dapat dijumpai hampir setiap harinya.

Namun menyadari kematian diri sendiri yang tidak terelakan dan dapat menjemput kapan saja, merupakan hal yang jarang singgah di pikiran kita.

Sejarah Minal Aidin Wal Faizin dan Arti yang Bukan Mohon Maaf Lahir dan Batin Jadi Ucapan Idulfitri

Berkontempelasi mengenai kematian merupakan salah satu hal yang dapat mendorong kita menjalani hidup dengan sepenuh hati.

Manusia menjadi termotivasi untuk menjaga hubungan baik dengan orang di sekitar kita, mengerjakan aktivitas semaksimal mungkin, dan mensyukuri waktu yang kita habiskan bersama orang yang berharga bagi kita.

Dalam menyikapi kematian, mungkin kita merupakan spesies yang unik. Kebanyakan hewan tidak memahami konsep kematian.

Halaman
1234
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved