Idul Fitri 2020

Apel Kesiapan Operasi Ketupat, Polresta Pontianak Kerahkan 1.117 Personel Gabungan Awasi 27 Titik

Kombes Pol Komarudin juga mengatakan terdapat dua tindakan yang akan dilakukan pada pengawasan tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M Rokib
1.117 personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Provinsi Kalbar mengikuti Apel Persiapan Operasi Ketupat di Depan Taman Alun Kapuas, Kota Pontianak, Sabtu (23/5/2020) sore. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak Kota menggelar Apel Kesiapan Operasi Ketupat di Depan Taman Alun Kapuas, Jalan Rahadi Usman, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (23/5/2020) sore.

Apel diikuti sebanyak 1.117 personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Provinsi Kalbar yang akan mengawasi seluruh ruas jalan di penjuru Kota Pontianak dan berbagai tempat ibadah yang masih akan menggelar kegiatan keramaian.

Kombes Pol Komarudin menyebutkan terdapat 27 titik ruas jalan di Kota Pontianak mulai dari pertokoan, pasar, tempat ibadah dan tempat berbagai tempat lainnya yang masih terdapat kerumunan.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Mohon Maaf Lahir Batin, Minal Aidin Wal Faidzin, Ucapan Idul Fitri

Kumpulan Kata Mutiara Ucapan Selamat Idul Fitri 1441 H dan Ucapan Selamat Lebaran Tahun Ini 3 Bahasa

Hal itu dikarenakan pemahaman masyarakat yang masih belum searah dengan apa yang telah disampaikan oleh Pemerintah dan MUI.

"Dengan demikian pengawasan nantinya akan dilakukan sentuhan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Diketahui sebelumnya pemerintah dan MUI telah mengimbau agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian," ungkapnya.

Kombes Pol Komarudin juga mengatakan terdapat dua tindakan yang akan dilakukan pada pengawasan tersebut.

"Pertama, stasioner untuk mengawasi aktifitas masyarakat yang berada di jalan dan yang kedua, mobile patroli gabungan untuk menyentuh berbagai titik yang termasuk tinggi aktifitas keramaian masyarakat," ungkapnya.

Diakuinya pada malam idul fitri, takbir keliling umat islam di Kota Pontianak sudah menjadi budaya dan bahkan berbagai kegiatan lainnya.

Namun perayaan idul fitri di tengah pandemi covid-19 saat ini menurutnya terpaksa kegiatan yang menimbulkan kerumunan harus ditunda demi memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Kita ketahui bahwa takbir keliling pada malam idul fitri, salat id, dan kegiatan perayaan lainnya sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat terutama umat islam di Kota Pontianak."

"Dengan demikian demi mencegah penyebaran covid-19, apel kesiapan operasi ketupat ini digelar sebagai bentuk untuk menyiapkan personel untuk melakukan pengawasan diberbagai titik demi memutus mata rantai penyebaran covid-19," terangnya.

Ia meminta masyarakat yang masih menggelar kegiatan salat idul fitri dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang dilakukan berjamaah agar tetap menerapkan physical distancing, memakai masker dan mengindahkan protokol kesehatan lainnya.

"Namun kami harap karena kita ketahui bahwa sudah ada imbauan dari pemerintah dan MUI agar melaksanakan ibadah di rumah saja bersama keluarga," pungkasnya.

Adapun pagelaran operasi ketupat dimulai 24 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020. Sedangkan untuk operasi aman nusa akan digelar hingga kondisi covid-19 selesai. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved