Beijing Menggeliat Setelah 90 Hari Berjibaku Lawan Corona, Kini Mulai dengan Norma Baru

Kesuksesan China dalam mengatasi pandemi covid19 barangkali bisa ditiru oleh Indonesia, salah satunya adanya sanksi sosial yang berat.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Djauhari Oratmangun saat menjadi pembicara tunggal dalam acara bertajuk “Belt and Road” Ambassador Interview yang digelar di kawasan Beijing Financial Street pada (17/4) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA  - Setelah hampir 90 hari lebih berjibaku memerangi virus corona Ibukota China, Beijing, perlahan mulai menggeliat.

Roda kehidupan di berbagai sektor bergerak kembali. Beijing mulai merelaksasi level emergency, kurang lebih 75 persen aktivitas masyarakat berjalan normal.

Seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan mengadaptasi norma-norma baru.

Seperti menggunakan masker, handsanitizer, cuci tangan, dan membatasi daya tampung pengunjung restoran serta memberlakukan jaga jarak di pusat-pusat keramaian dan wisata.

Situasi new normal kota Beijing ini diceritakan oleh Dubes RI untuk Republik Rakyat Tiongkok merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun dalam program Berbagi Kurma (Kuliah Ramadan) di instagram live @kampusbudiluhur.

Kesuksesan China dalam mengatasi pandemi covid19 barangkali bisa ditiru oleh Indonesia, salah satunya adanya sanksi sosial yang berat.

“Di sini kalau keluar harus seijin RT/RW setempat. Ada kejadian orang Indonesia yang merasa tidak diawasi secara ketat kemudian pergi saja tanpa ijin," tutur Djajuhari.

"Begitu kembali tidak diterima. Mau ke hotel, hotel nggak terima, telepon ke KBRI Beijing, pihak KBRI juga kan nggak bisa terima, karena waktu itu ada peraturan tidak boleh terima tamu. Udah nangis aja dia..," tuturnya.

"Contoh lain saat tinggal di apartmen kalau ada yang melanggar akan dikucilkan oleh warga. Jadi memang sanksi sosialnya itu yang berat,” imbuh Djauhari.

UPDATE CONTOH Khutbah Singkat Sholat Idul Fitri 1441 H, Sholat ID di Rumah, Contoh Khotbah dari UAS

Semangat nasionalisme China dalam memerangi virus corona juga sangat ampuh dalam menumbuhkan rasa kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.

Halaman
123
Editor: ruddy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved