Maut Balas Dendam

Pelaku Pembunuhan Disimpang Hulu Ketapang Diringkus, Polisi Turut Amankan Sebatang Kayu

AKP Eko Mardianto mengatakan pelaku diringkus beberapa jam setelah kejadian pembunuhan.

TRIBUN PONTIANAK/Nur Imam Satria
Satu di antara anggota polisi saat menunjuk lokasi korban ditemukan setelah diduga dihabisi oleh tersangka,Kamis (21/05/2020) -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kepolisian dari Polres Ketapang meringkus seorang warga Desa Sekucing Labai, Ulin Nikolaus (30) lantaran diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Sabatianus Yakobus (37) di Jalan perkebunan sawit PT. Aditya Agroindo di Dusun Belinsak, Desa Sekucing labai, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (21/05/2020) sekitar pukul 04.50 Wib.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan pelaku diringkus beberapa jam setelah kejadian pembunuhan.

“Tersangka kita amankan di salah satu rumah warga beberapa jam setelah kejadian tepatnya sekitar pukul 08.30 bersama barang bukti berupa satu batang kayu bulat dengan panjang 60 cm yang digunakan untuk menghabisi korban,” kata Eko, Jumat (22/05/2020).

Live Streaming Sidang Isbat Jumat 22 Mei & Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Eko menjelaskan kejadian bermula pada Kamis (21/05) sekitar pukul 04.30 saat korban bersama anaknya berboncengan menggunakan sepeda motor melintasi jalan kebun PT. Aditya Agroindo.

Saat hendak melintasi depan rumah tersangka, ternyata korban dihadang oleh tersangka yang telah memegang perisai  kayu di tangan kiri dan tongkat kayu sepanjang 60 cm di tangan kanan kemudian berteriak mengejar korban.

“Karena merasa terancam, korban menyuruh anaknya untuk lari dan meminta pertolongan.

Suara anak korban yang begitu nyaring sehingga didengar oleh beberapa warga,” tambahnya.

KAPAL Kemanusiaan AMCF Kalbar dan PW Muhammadiyah Kalbar Bedah 2 Unit Rumah Dhuafa

Beberapa warga yang mendengar teriakan, kemudian bergegas ke lokasi kejadian bersama anak korban.

Namun saat itu korban sudah tidak ada di tempat.

Saat warga mencari korban, dan menemukan noda darah didalam parit kemudian memeriksa dasar parit dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan luka robek di bagian kepala.

Halaman
123
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved