Virus Corona Masuk Kalbar

Kadiskes Sebut PMI yang Masuk Lewat Perbatasan di Kalbar Wajib Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Hal tersebut wajib dilakukan di tengah pandemi Covid-19 untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tertular atau membawa virus Covid-19.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Selama Pandemi Covid-19 sebanyak 1.651 Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah dipulangkan dari Malaysia melalui Perbatasan Entikong, Kalbar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson mengatakan bahwa setiap PMI yang dideportasi atau pulang secara mandiri maka harus dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan dimaksud adalah wawancara, pemeriksaan Saturasi Oksigen dan Rapid Test atau PCR.

Hal tersebut wajib dilakukan di tengah pandemi Covid-19 untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tertular atau membawa virus Covid-19.

Sepakat Penundaan THR, Ketua SBPP Singkawang: Bila Perusahaan Betul-betul Tak Mampu Bayar

"Apabila dalam pemeriksaan kesehatan ditemukan Rapid Test reaktif. Maka PMI ini akan dilakukan isolasi di tempat tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah."

'Kemudian akan dilakukan pemeriksaan swab untuk diperiksa dengan metode RT PCR," jelasnya.

Namun ia menambahkan apabila dalam pemeriksaan Rapid Test dan PCR dinyatakan negatif.

Maka PMI boleh dipulangkan ke daerah masing-masing. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved