Idul Fitri 2020

Hukum Peziarah Kubur Berdasarkan Jenis Kelamin, Laki-laki dan Perempuan Dilarang Berkeluh Kesah

Maksud keluh kesah disini adalah, terkadang seorang perempuan akan terlalu larut dalam kesedihan.

TRIBUN/ISTIMEWA
Suasana Ziarah Kubur di Pemakaman Kesultanan Pontianak di Batu Layang Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ziarah kubur lumrah dilakukan saat menjelang hingga Hari Raya Idul Fitri.

Pada Idul Fitri 2020, sejak H-3 sudah banyak peziarah yang mulai mendatangi kuburan

Mereka sengaja berdatangan dari jauh untuk berziarah di pusaran orang tua maupun suadaranya.

Laki-laki dan perempuan datang ke kuburan dengan memanjatkan doa seperti membaca Surah Al-Fatiha, Yasin, Al-Ikhlas dan diakhiri dengan doa.

Lantas bagaimana hukum ziarah yang dilakukan laki-laki dan perempuan ini.

Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber, perziarah laki-laki hukumnnya sunnah sedangkan untuk peziarah perempuan hukumnya adalah makruh.

Karena hal ini ditakutkan akan menjadi keluh kesah yang dapat membuatnya lupa pada kekuasaan Allah SWT.

Maksud keluh kesah disini adalah, terkadang seorang perempuan akan terlalu larut dalam kesedihan.

Dan dikhawatirkan malah akan membuatnya lupa dengan kuasa Allah SWT. Bahwasannya secara hakekatnya Allah punya kuasa untuk mencabut nyawa setiap orang dan makhluk hidup.

Hukum Ziarah Kubur Menurut Para Ulama, Bertolak Belakang hingga Sepakat Disyariatkan Islam

Manfaat dari berziarah kubur ini adalah agar kita selalu ingat kepada kehidupan sesudah mati, sebagaimana dalam riwayat Muslim Rasulullah saw pernah bersabda,

Halaman
1234
Penulis: Madrosid
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved