Virus Corona Masuk Kalbar

Pastikan Tepat Sasaran, Para Bhabinkamtibmas Polres Melawi Dikerahkan Awasi Penyaluran BLT DD

Masing-masing KK menerima sebesar Rp 600 ribu bantuan disalurkan selam 3 bulan ke depannya dengan akumulatif satu KK menerima Rp 1,8 juta.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
KAWAL - Dalam rangka pengawasan penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) dampak Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap I tahun anggaran 2020, para Bhabinkamtibmas Polres Melawi turun langsung di daerah binaannya melaksanakan pengawasan, Rabu (20/5/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Dalam rangka pengawasan penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) dampak Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap I tahun anggaran 2020, para Bhabinkamtibmas Polres Melawi turun langsung di daerah binaannya melaksanakan pengawasan, Rabu (20/5/2020).

Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Pinoh Bripka Dady Satyadi melakukan pengawasan penyaluran BLT-DD di dua desa binaannya yaitu di Desa Labai Mandiri yang terdapat 18 Kepala Keluarga (KK) dan di Desa Tanjung Tengang terdapat 92 Kepala Keluarga (KK).

Masing-masing KK menerima sebesar Rp 600 ribu bantuan disalurkan selam 3 bulan ke depannya dengan akumulatif satu KK menerima Rp 1,8 juta secara keseluruhannya.

Gunakan APD lengkap, Anggota Polsek Jongkong Semprotkan Cairan Disinfektan Pada Kendaraan

Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi mengatakan telah menginstruksikan kepada para Bhabinkamtibmas agar dalam penyaluran BLT-DD dampak Covid-19 tersebut harus turun langsung ke desa binaannya, sebagai representatif Polri di lapangan.

"Hal ini dilakukan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan atau penyimpangan dalam penyaluran bantuan sosial tersebut," ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, oara Bhabinkamtibmas selain melakukan pengawasan penyaluran BLT-DD, juga memberikan imbauan kepada masyarakat binaannya tentang pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19.

Seperti memberikan penjelasan manfaat penggunaan masker saat beraktivitas diluar rumah, mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan tidak melakukan mobilisasi atau mudik, sebagai upaya memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona.

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari para Bhabinkamtibmas yang melakukan pengawasan dan pengamanan penyaluran BLT-DD, sejauh ini tidak ditemukan kekeliruan maupun tidak tepat sasaran. Semuanya tepat, memang keluarga yang sebelumnya tidak menerima bantuan dari pemerintah seperti PKH dan sebagainya," tuntasnya. (*)

Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved