Breaking News:

Minal Aidin Wal Faizin Kurang Tepat untuk Ucapan Lebaran, Ini Ucapan Selamat Idul Fitri Bahasa Arab

Makna Minal Aidin Wal Faizin yang sebenarnya, bukanlah mohon maaf lahir dan batin.

GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Ilustrasi 

Perkataan ini mulanya berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli.

Saat itu, ia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan dendang wanita di hari raya (Dawawin Asy-Syi’ri Al-‘Arabi ‘ala Marri Al-Ushur, 19:182).

Sumber lain menyebutkan, pada zaman Khilafiah Rasyidin, ucapan minal aidin wal faizin dipakai sebagai ungkapan bangga atas kemenangan perang yang sebenarnya, semisal Perang Badar.

Jika dimaknai dalam konteks peperangan, akan berbunyi 'Semoga Termasuk dari Orang-orang yang Kembali (dari perang) dan sebagai Orang yang Menang (dalam setiap Perjuangan Islam).'

Lantas, apa ucapan selamat Idul Fitri sesuai sunnah?

Dikutip dari muslim.or.id, ada berbagai riwayat dari beberapa sahabat Nabi terkait apa yang mereka ucapkan saat hari raya datang.

Mereka biasa mengucapkan selamat di hari raya dengan ucapan Taqobbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata, jika para sahabat Rasulullah SAW berjumpa dengan hari Id baik Idul Fitri maupun Idul Adha, satu sama lain saling mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

Jika ingin mengucapkan selamat Idul Fitri memakai doa dalam bahasa Arab, berikut ini beberapa teks lafadznya sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari jumanto.com:

1. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Arab Pendek

Halaman
1234
Editor: Rizky Zulham
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved