Virus Corona Masuk Kalbar

Ikuti Pola Aktivitas Warga Jelang Idul Fitri, Polresta Pontianak Ubah Skenario Penanggulangan Corona

Pola tersebut akan diterapkan selama beberapa hari ke depan, sembari mengevaluasi pola-pola aktivitas masyarakat yang berkembang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menyikapi dinamika perubahan aktivitas masyarakat Pontianak mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Polresta Pontianak beserta TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang merupakan tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 di Kota Pontianak melaksanakan perubahan skenario pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Pontianak.

“Seiring berjalannya waktu, saat ini ada peningkatan aktivitas yang luar biasa di titik pusat perbelanjaan, inilah yang membuat kita harus merubah pola kita untuk memberikan sentuhan kepada masyarakat,’’ ujar Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin saat di temui Tribun setelah memimpin apel gelar pasukan di Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (19/5/2020).

Sebelumnya, dilaksanakan penerapan pembatasan aktivitas pada malam hari atau jam malam.

Cegah Penimbunan, Polsek Embaloh Hulu Cek Toko Sembako dan Alat Kesehatan

Dengan bergesernya pola aktivitas masyarakat ini, petugas yang sebelumnya menerapkan pola stasioner, mulai Selasa (19/5/2020) malam personel yang ada juga akan menggalakkan sosialisasi secara mobile.

“Pembatasan aktivitas di malam hari tetap kita lakukan, selektif. Saat ini 500 lebih jumlah personel yang tergelar, itu sebelumnya mereka stasioner, menjaga ruas-ruas jalan tertentu."

"Malam ini kita ubah, sebanyak 60 persen dari jumlah tersebut akan kita gerakkan, mobile, kita keliling menyasar titik keramaian masyarakat dan kembali kita ingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, dan hanya 40 persen yang stasioner,” ungkapnya.

Selain mengerahkan personel untuk berkeliling di malam hari, pihaknya juga akan melakukan penambahan jumlah personel yang bertugas di pagi, siang dan sore hari, di pusat-pusat keramaian Pontianak, yang akan bertugas melakukan pendekatan kepada masyarakat agar masyarakat sadar akan bahaya Covid-19.

“Melihat adanya peningkatan aktivitas di pusat perbelanjaan, kita terus melakukan imbauan dan mewajibkan pengunjung untuk memakai masker, dan kita juga membagikan masker."

"Kita juga bekerjasama dengan pihak pengelola pasar untuk bersama-sama mengawasi secara ketat di dalam pasar,’’ jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved