Ramadhan 2020

Tetapkah Kita Mengikuti Guru yang Menyampaikan Ujaran Kebencian? Berikut Ulasannya

Taat dan hormat kepada guru adalah wajib, karena guru merupakan orang tua dalam pendidikan dan pahlawan tanpa tanda jasa.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Muhammad Rokib
Ketua Fatwa MUI Kalbar, Ustaz H. Saifudin Zuhri, S.Pd.I., M.Pd.I 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Assalamu'laikum Ustadz.

Saya ingin bertanya saya punya guru dan bahkan dia itu dosen.

Tapi guru saya itu kerap sekali untuk menyampaikan hal-hal yang mengandung ujaran kebencian.

Bagaimana yang harus saya lakukan ustadz apakah saya tetap mengikutinya atau tidak?

Karena tujuan guru saya itu baik namun cara menyampaikannya saja yang kurang pas.

Rani 08133xxxxxxx

Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Jawab Ustadz H. Saifudin Zuhri, S.Pd.I., M.Pd.I

Penanya yang dirahmati Allah..

Taat dan hormat kepada guru adalah wajib, karena guru merupakan orang tua dalam pendidikan dan pahlawan tanpa tanda jasa.

Apabila ada guru yang mengundang ujaran kebencian, maka lihatlah terlebih dahulu dari amar ma'ruf nahi mungkar atau pun karena politik yang biasa dianggap ujaran kebencian.

Maka kita harus tetap objektif.

Namun jika kesalahan janganlah engkau ikuti dan ikutilah ajaran yang benar.

Ingatlah guru tetap guru.

Wallahu A'lam (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved