Ramadhan 2020

Serah Terima Zakat Fitrah Terapkan Physical Distancing, Mustahik dan Muzaki Tanpa Berjabat Tangan

Dilakukan dengan penerapan physical distancing dengan jarak satu meter antara Mustahik (penerima zakat) dan (Muzaki) pemberi zakat.

TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Foto serah terima zakat fitrah di Masjid Al-Falah Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dengan mempraktekkan Physical Distancing antara Muzaki dan Mustahik di tengah wabah covid-19, Minggu (17/5/2020). Erwin mengatakan pada serah terima zakat kali ini mempraktekkan physical distancing (jarak satu meter) dan tanpa berjabat tangan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Petugas penerima zakat fitrah Masjid Al-Falah Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Ustaz Erwin Yurizal, A.Md mengatakan serah terima zakat fitrah pada Ramadan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Dilakukan dengan penerapan physical distancing dengan jarak satu meter antara Mustahik (penerima zakat) dan (Muzaki) wajib zakat. 

"Serah terima zakat fitrah kali ini dilakukan dengan mempraktekkan physical distancing yaitu jarak satu meter antara penerima dan penzakat dan tanpa berjabat tangan," ujar Erwin kepada Tribun saat diwawancara di Masjid Al Falah Pontianak, Kalbar, Minggu (17/5/2020).

Penerapan physical distancing tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Sekolah Akan Dibuka Kembali di Tengah Pandemi, 19 Panduan Ini Jadi Acuan Pelaksanaan Sekolah Baru

Ustaz Erwin menyebutkan penerimaan zakat fitrah pada Ramadan kali ini dibuka sejak 1 Ramadan 1441 Hijriyah (24 April 2020).

Hal itu dilakukan sesuai dengan intruksi dari Pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia sebagai bentuk untuk membantu penanganan covid-19.

"Kalau tahun lalu kita buka pas 20 Ramadan, tapi kalau sekarang kita buka sejak awal Ramadan," imbuhnya.

Penerimaan zakat fitrah yang dilakukan dengan mempraktekkan physical distancing dan dimulai sejak awal Ramadan tersebut merupakan bentuk upaya untuk menghindari kerumunan masyarakat.

Disebutkan Erwin bahwa pada Ramadan sebelumnya masyarakat berzakat dihati akhir Ramadan.

"Ramadan lalu itu masyarakat zakat fitrahnya pas malam lebaran dan itu pasti ramai-ramai datang ke Masjid,".

"Jadi menghindari hal itu kita buka peneriman zakat sejak awal Ramadan," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved