Ramadhan 2020

Puasa Lahirkan Sifat Kerendahan Hati

Bahkan, KH Syahrul mengatakan di dalam bahwa sebagai manusia, jangan pernah merasa paling hebat, paling cerdas maupun pintar dan sukses

TRIBUN PONTIANAK/Septi Dwisabrina
Rois Syuriah PWNU Kalbar, KH Syahrul Yadi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Umat islam telah memasuki hari ke dua puluh tujuh ramadan ke 1441 H.

Banyak amalan serta prilaku kebaikan yang dilakukan umat islam guna menggapai keberkahan serta ridho Allah SWT.

Rois Syuriah PWNU Kalbar, KH Syahrul Yadi bahkan menyebutkan melalui puasa, selain menahan dahaga dan lapar, sekaligus melahirkan sifat kerendahan hati.

Di dalam Al Quran surat Al-Baqarah Ayat 216 telah dijelaskan bahwa Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Hikmah Ramadan - Puasa Mengajarkan Toleransi

"Boleh jadi, apa yang kamu benci. Bisa menjadi baik untukmu. Sedangkan bisa jadi apa yang kamu sukai, justru tidak baik untukmu," terangnya Selasa, (19/5/2020).

Bahkan, KH Syahrul mengatakan di dalam bahwa sebagai manusia, jangan pernah merasa paling hebat, paling cerdas maupun pintar dan sukses.

"Allah SWT akan membuktikan, bagi mereka yang menganggap dirinya paling hebat.

Niscaya Allah akan menunjukkan kekuasaan-NYA," tuturnya.

Selanjutnya, jangan menjadi manusia yang anti kritik. Sebab, kritik adalah sarana baik untuk memperbaiki diri.

Seperti halnya, otak manusia memiliki keterbatasan.

Halaman
12
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved