Virus Corona Masuk Kalbar

Pimpinan DPRD Kalbar Dorong Pemda Mulai Terapkan New Normal

Tentunya kata dia, sebagai legislator ia mendukung sepenuhnya kebijakan yang telah dilakukan Pemprov Kalbar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PERDANA
Prabasa Anantatur diwawancarai awak media 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Prabasa Anantatur mendorong agar pemda yang ada di Kalbar baik mulai Pemprov maupun Pemkab dan Pemkot segera menerapkan new normal seperti yang disebut-sebut oleh Pemerintah Pusat.

Sebelumnya, Politisi Partai Golkar Kalbar ini menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi Kalbar khususnya dalam percepatan penanganan penyakit covid 19 ini.

Tentunya kata dia, sebagai legislator ia mendukung sepenuhnya kebijakan yang telah dilakukan Pemprov Kalbar.

Terlebih, dengan kondisi saat sekarang, melihat dengan belum ditemukannya vaksin covid 19,

Bantu Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Jasa Raharja Kalbar Bagikan Masker Gratis

Ia pun menyebutkan para wakil rakyat yang ada di Provinsi sangat mendukung upaya Pemprov bagaimana mengotimalisasi APBD TA 2020 dengan melakukan pergeseran dan penghematan atau pengurangan sekaligus terhadap alokasi APBD TA 2020 karena kepentingan atau kegentingan memaksa serta kebutuhan yang sangat mendesak.

Namun, ia tetap mengimbau kepada kepala dinas atau badan terkait kondisi menghadapi lebaran agar memantau kebutuhan Sembako sehingga terjaga ketersediaan dipasaran dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat.

Sementara instansi yang terkait dapat memantau kondisi alat-alat kesehatan yang seperti masker, diinfektan dan lain-lain, serta APD tersedia baik bagi masyarakat dan tenaga medis.

Bupati Citra : Bercocok Tanam Bantu Warga dari Keterpurukan Akibat Covid-19

"Dengan belum ditemukannya vaksin covid 19, kehidupan masyarakat baiknya dilakukan new normal, jadi normal seperti biasa, kita harus efektif, pertumbuhan ekonomi seperti biasa dan masyarakat hidup seperti biasa namun memutus rantai dengan physical dan sosial distancing serta ikut protokoler kesehatan," kata Prabasa, Selasa (19/05/2020).

Pemprov, lanjut dia, harus sudah mengambil langkah atau strategi khusus kaitan dengan perekonomian di Kalbar yang selama ini terdampak sehingga target pertumbuhan ekonomi bisa tercapai.

"Hidup normal tentu membuka kembali industri yang ada di Kalbar, termasuk warung kopi namun pengusaha harus tetap menjaga protokoler kesehatan dan physical distancing sehingga akan berdampak baik untuk kedepan, begitu juga tempat sekolah, serta tempat ibadah," jelasnya.

"Saya rasa akhir bulan juli atau agustus pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seperti biasa. 

Tentu kita mengharapkan tentang aktivitas ekonomi di Kalbar khususnya Kota Pontianak dapat berjalan secara normal, tentu untuk sampai ke sana ada tahapan yang harus dilakukan Pemprov maupun Pemkab," pungkas Prabasa. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved