Wabah Virus Corona

Donald Trump Serang WHO, Presiden Amerika Serikat Sebut Boneka China, Beri Ancaman Serius !

Menurut Trump, AS sedang menyusun rencana untuk memangkas pendanaan karena "kita tidak diperlakukan benar."

Editor: Jimmi Abraham
ERIN SCHAFF/THE NEW YORK TIMES
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Donald Trump kembali menyerang Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) sebagai organisasi yang menjadi "boneka" China.

Berbicara hari Senin (18/5/2020) waktu setempat Trump membenarkan dirinya sedang mempertimbangkan pemotongan atau membatalkan dukungan AS ke WHO.

"Mereka adalah boneka China. Mereka China-sentris untuk terlihat lebih baik," kata Trump di Gedung Putih.

Presiden China Janji Beri Bantuan Finansial ke Negara Berkembang dan Penyediaan Vaksin Covid-19

Terbongkar, China Menutupi Fakta Covid-19 Sebenarnya, Sempat Tak Laporkan Detail Sejak Awal Wabah

Trump mengatakan Amerika Serikat membiayai sekitar 450 juta dolar AS per tahun untuk organisasi kesehatan dunia (WHO).

Angka ini terbesar dari negara manapun di dunia.

Menurut Trump, AS sedang menyusun rencana untuk memangkas pendanaan karena "kita tidak diperlakukan benar."

"Mereka memberi kami banyak nasihat atau saran yang buruk," tegas Trump merujuk ke WHO.

Trump mengatakan hal ini di saat WHO sedang mengadakan pertemuan tahunan pertama sejak pandemi menyapu dunia setelah muncul akhir tahun lalu di Wuhan, China.

Trump mengatakan China hanya mengeluarkan dana sekitar 40 juta dolar AS per tahun dan satu ide agar Washington menurunkan untuk diturunkan dari 450 dolar AS ke 40 juta dolar AS.

"Dana kita 450 turun ke 40 dolar AS. Tapi beberapa orang berpikir bahwa terlalu banyak," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Donald Trump: WHO Adalah 'Boneka' China

China Marah-marah, 62 Negara Dorong Penyelidikan Independen Covid-19

Sebuah koalisi yang terdiri dari 62 negara termasuk Indonesia mendorong penyelidikan independen terhadap wabah virus corona baru, menjelang pertemuan Majelis Kesehatan Dunia (WHA) pada Senin (18/5/2020) di Jenewa, Swiss.

Melansir ABC, Australia adalah negara pertama yang meminta penyelidikan independen tentang bagaimana wabah virus corona bisa menyebar. Dan, WHA adalah badan pengambil keputusan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved