Satu Anggota Polisi Jadi Korban Dalam Serangan OTK di Pos Polisi Pania Papua, Kondisinya Saat Ini

Penyerangan terjadi di Pos Polisi 99 di Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua.

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepolisian di Papua saat ini harus menangani kasus penyerangan pos polisi dari sekelompok orang tak dikenal, Jumat (15/5/2020).

Penyerangan terjadi di Pos Polisi 99 di Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua.

Saat kejadian personel hanya berjumlah 2 orang.

Sekelompok orang tak dikenal ( OTK) menyerang pos polisi dengan begitu cepat, sekitar pukul 22.30 WIT.

Akibatnya, satu anggota polisi, Briptu Kristian Paliling mengalami luka serius.

Selain itu, empat pucuk senjata api berhasil dirampas para pelaku. 

Kronologi Dua Anggota Polri Pelaku Penyerangan Novel Baswedan Ditangkap, Misteri 2,5 Tahun Terungkap

Dilansir dari Antara, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku.

"Besok, Minggu (17/5) saya akan ke TKP," kata Kapolda Papua.

Waterpauw menambahkan, penyerangan terjadi kondisi pos hanya dijaga oleh korban.

Sementara, tiga rekan korban lainnya sedang menghadiri rapat yang dilakukan warga.

Lalu, setelah mendengar informasi tersebut, aparat segera mengupayakan evakuasi korban agar segera mendapatkan perawatan.

Seperti diketahui, Pospol 99 Ndeotadi berada di kawasan penambangan emas rakyat dan hanya dapat dijangkau dengan menggunakan helikopter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pos Polisi di Paniai Diserang OTK, Satu Anggota Terluka dan 4 Senpi Raib".

Editor: Madrosid
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved