Ramadhan 2020

Doa Ramadhan ke 24 Malam Lailatul Qadar : 'Aku Memohon Kepada-Mu Kemampuan untuk Mentaati-Mu'

Berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau usaha untuk memohon dan meminta sesuatu kepada Tuhan.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Ilustrasi Berdoa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Doa adalah berharap kepada Allah SWT, berdoa merupakan cara hamba Allah meminta kepada Rabb yaitu Allah SWT.

Sebab, doa ini berhubungan langsung dengan Tuhan.

Dalam Islam, berdoa merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan.

Ibadah yang paling ringan bagi setiap hamba yaitu doa, karena tidak terikat oleh waktu, tempat dan kondisi, berdoa bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Setiap akan melakukan aktifitas apapaun dianjurkan untuk berdoa kepada Allah Swt. 

Doa Ramadhan ke 23 Malam Lailatul Qadar : Ya Allah, Sucikanlah Aku dari Dosa-dosa dan Bersihkanlah

Secara bahasa, kata doa bermakna seruan. Berdoa itu artinya menyeru, menucap, memanggil.

Sedangkan secara istilah “doa” adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta.

Seperti contoh: meminta ampunan, pertolongan dari hal-hal yang ditakutkan, keselamatan hidup, ucapan rasa bersyukur, minta diberikan rizki yang halal dan ketetapan iman dan Islam, dan lain sebagainya.

Berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau usaha untuk memohon dan meminta sesuatu kepada Tuhan.

Tentunya, memanjatkan doa saat puasa di bulan suci Ramadhan sangat dianjurkan bagi seluruh umat Islam.

Berikut ini doa Puasa Ramadhan Hari ke-24 :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِيْهِ مَا يُرْضِيْكَ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيْكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيْقَ فِيْهِ لأَنْ أُطِيْعَكَ وَ لاَ أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِيْنَ

Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a’ûdzu bika mimmâ yu’dzîka wa asalukat taufîqa fîhi lian utî’aka wa lâ a’shîka yâ ajwadas sâilîn

Artinya :

”Ya Allah aku memohon pada-Mu di bulan yang suci ini dengan segala sesuatu yang medatangkan keridhaan-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindari kemaksiatan terhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta”

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved